GPIB Keluarkan Sikap Resmi Soal Bencana Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla)
GPIB, Jakarta – Majelis Sinode Gereja Protestan di Indonesia bagian Barat (GPIB) secara resmi mengeluarkan pernyataan sikap terhadap bencana kebakaran hutan dan…
GPIB Hadirkan Tiga Rumah Oksigen Bagi Warga Terdampak Karhutla
Rumah Oksigen GPIB Ebenhaezer Palangka Raya resmi dibuka untuk masyarakat umum pada Rabu, 30 September 2026. Peresmian dihadiri oleh perwakilan PGIW Kalimantan…
Menjemaatkan Dokumen Keesaan Gereja dalam Kehidupan Spiritualitas Praksis Jemaat
GPIB, Jakarta – Diskusi lewat webinar soal sosialisasi Dokumen Keesaan Gereja (DKG) yang diselenggarakan oleh Mupel Banten bersama Departemen Germasa MS GPIB…
Semarak HUT ke-78 GPIB dan ke-331 Gedung Gereja Sion, Beragam Kegiatan Disiapkan
JAKARTA – Majelis Sinode GPIB bersama GPIB Jemaat Sion Jakarta akan menyelenggarakan rangkaian kegiatan Journey of Grace GPIB 2026 dalam rangka menyambut…
75 Pendonor Berbagi Kehidupan bagi Sesama di GPIB Kinasih
GPIB, Tangerang Selatan – Donor darah yang diselenggarakan GPIB Jemaat Kinasih pada Sabtu (19/9) bertempat di Gedung Serbaguna GPIB Kinasih mendapat respons…
Sebagian Bangunan Gereja GPIB Syalom Rusak Akibat Tertimpa Pohon
GPIB, Deli Serdang – Angin kencang dan hujan deras yang terjadi pada Kamis, (20/8) pagi membuat sebuah pohon […]
brurce_admin2 menit baca
GPIB, Deli Serdang – Angin kencang dan hujan deras yang terjadi pada Kamis, (20/8) pagi membuat sebuah pohon sawit roboh dan menimpa sebagian bangunan gereja GPIB Syalom Bangun Purba yang terletak di Jalan Tiga Juhar, Dusun II, Desa Perguroan, Kecamatan Bangun Purba, Kabupaten Deli Serdang, Provinsi Sumatera Utara sehingga bangunan gereja rusak berat.
Menurut Ketua Majelis Jemaat (KMJ) GPIB Syalom Bangun Purba Pdt.Adrian Mamahit yang menjelaskan kerugian total akibat tertimpanya sebagian bangunan gedung gereja ditaksir puluhan juta rupiah. ia menjelasakan kronologis kejadian itu cukup cepat dan membuat kaget warga yang tinggal di sekitar gereja.
“Angin kencang dan hujan deras membuat satu batang pohon sawit roboh dan menimpa atap seng bagian belakang bangunan gereja. Karena benturan keras itu mengakibatkan plafon jadi hancur dan jebol. Juga material tanah atau lumpur dari perakaran batang pohon ikut terlempar ke dalam ruang ibadah. Akibatnya juga puing-puing seng yang hancur, kayu, serta lumpur merusak fasilitas pelayanan yang berada di area mimbar sehingga satu unit keyboard rusak tertimpa reruntuhan kayu dan plafon. Kerusakan termasukk buku-buku nyanyian Gita Bakti, Kidung Jemaat, PKJ yang ada di sekitar serta mixer sound juga ikut terdampak rusak. Meski begitu kami bersyukur Puji Tuhan karena ada bantuan berupa keyboard dari GPIB Maduma Medan,” kata Pdt.Adrian yang berbicara lewat sambungan telpon dengan redaksi di Medan, Jumat (28/8).
Pasca tertimpa pohon, jemaat dan warga setempat dibantu pihak Kecamatan, Koramil, Polsek, Kades dan Kadus membersihkan bangunan.
Pdt.Adrian juga menambahkan pihaknya membuka donasi bagi yang terbeban untuk membantu untuk kondisi bangunan gereja agar dapat digunakan untuk peribadatan lewat rekening jemaat di bank BRI No rekening 5289 01 0253 9453-8 atas nama GPIB Syalom Bangun Purba.
“Kondisi saat ini atap yang rusak, sementara kami tutup dengan seng dan bersyukurnya sejak ibadah Minggu 23 Agustus lalu, gedung gereja sudah bisa gunakan dengan kondisi seadanya sambil menunggu rencana berikutnya, kami akan mengumpulkan untuk membeli baja ringan dan kebutuhan lainnya,” ujar Pdt.Adrian.
Ia juga mengingatkan bagi warga sekitar agar tetap waspada dengan kondisi cuaca pada saat ini. “Kami juga mendapat imbauan yang sama mulai dari tingkat Kecamatan, Desa, Koramil dan Polsek serta Dusun agar warga desa waspada dengan situasi saat ini,” terangnya.(lip)