Langsung ke konten
Logo GPIB GPIB Gereja Protestan di Indonesia bagian Barat

Berita Terbaru

Ketuk foto untuk membaca
  1. Dari Batu Pertama Menuju Kemandirian…
  2. GPIB Mupel Banten Gelar Diklat…
  3. Pesan HUT GPIB ke 78…
  4. Menteri Fadli Zon Dukung Kerjasama…
  5. Berita Radio – Senin, 2…
  6. Harapan ke Vikaris yang Ditahbiskan:…
  7. Refleksi dan Doa Lintas Iman:…
  8. Tokoh Lintas Agama Serta Masyarakat…
  9. Belajar Teknologi Digital…
  10. Mari Bersama Menghadirkan Kasih dan…
  11. Morning Call GPIB | Tuesday,…
  12. Pesan MS GPIB dalam Rangka…
Kegiatan

KONAS XIX FK PKB PGI Dibuka oleh Gubernur Papua Barat Daya

GPIB, Papua Barat Daya – Konsultasi Nasional (KONAS) XIX Forum Komunikasi Pria Kaum Bapak Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia (FK PKB PGI) dengan tema “Bapa yang […]

KONAS XIX FK PKB PGI Dibuka oleh Gubernur Papua Barat Daya

GPIB, Papua Barat Daya – Konsultasi Nasional (KONAS) XIX Forum Komunikasi Pria Kaum Bapak Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia (FK PKB PGI) dengan tema “Bapa yang Berakar, Keluarga yang Berbuah” resmi dibuka oleh Gubernur Papua Barat Daya, Ellisa Kambu dipusatkan di kawasan Gereja Jemaat GKI Alfa Omega Waisai.

Kehadiran Gubernur menjadi bentuk dukungan Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya terhadap peran gereja dan kaum bapak dalam membangun kehidupan masyarakat yang damai, sejahtera dan berkeadilan.

Konas XIX FK PKB PGI dilaksanakan di Waisai, Raja Ampat, Papua Barat Daya, pada mulai 8 hingga 12 September 2026 mempertemukan para pimpinan dan utusan PKB dari berbagai gereja anggota PGI dalam rangka memperkuat persekutuan, mengevaluasi pelayanan serta merumuskan program dan rekomendasi strategis bagi pelayanan PKB di tengah dinamika gereja, keluarga, masyarakat dan bangsa.

Rangkaian KONAS XIX diawali dengan ibadah pembukaan yang dipimpin oleh Sekretaris Sinode GKI Papua, Pdt. Daniel Kalageres dan dilanjutkan laporan Ketua Umum Panitia KONAS XIX FK PKB PGI, sambutan Ketua Umum FK PKB PGI serta sejumlah sambutan dari pimpinan gereja dan tokoh yang hadir. 

Ketua Forum Komunikasi Pria Kaum Bapak Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia (FK PKB PGI) Olly Dondokambey dalam sambutanya menekankan pentingnya konsep Ekklesia Domestika atau Gereja Rumah Tangga.

“Keluarga adalah gereja yang pertama. Di sinilah iman ditanamkan, kasih dipraktikkan, karakter dibentuk, dan harapan masa depan dipersiapkan,” ungkap Olly.

Peserta kemudian mengikuti berbagai seminar, antara lain membahas Isu Gereja, Keluarga, Ekonomi dan Lingkungan. Peserta juga mendapatkan pembekalan dengan tema yakni soalpeternakan babi unggul sebagai bagian dari pemberdayaan ekonomi; Ekonomi Gereja: Terbentuk dan Berjalannya Credit Union; Lingkungan Hidup; Geopolitik; SpiritualitasKeugaharian dan Ekologi; Ekklesia Domestika; Suara Gereja bagi Keadilan: Refleksi Peran PGI di Tanah Papua dan Dinamika Masyarakat Tanah Papua; Pria sebagai Imam Keluarga; Serta Menegakkan Keadilan di Tengah Pembangunan: Peran Strategis Bapak-Bapak Gerejasebagai Pembawa Damai dan Pembela Kaum Lemah. 

Tema – tema itu dipersiapkan bahwa pelayanan PKB tidak hanya diarahkan pada penguatan kehidupan internal gereja, tetapi juga pada ketahanan keluarga, pemberdayaan ekonomi, kepedulian ekologis, keadilan sosial serta peran gereja dalam kehidupan kebangsaan. 

Jajaran pengurus FK PKB PGI, di antaranya Ketua Umum Olly Dondokambey, bersama Sekretaris Umum Bapak Michael Roring dan jajaran pengurus lainnya. 

Persidangan kemudian dilanjutkan dengan pembahasan berbagai agenda organisasi melaluikomisi-komisi, yang meliputi, antara lain Komisi Organisasi, Komisi Program dan KomisiRekomendasi, serta persidangan pleno. 

Pnt. Orwy Watuseke dari GPIB terpilih sebagai salah satu Pimpinan Sidang. Dalam proses persidangan, telah terpilih tiga orang, yaitu dari: 1. GKI Papua sebagai tuan rumah, sekaligusperwakilan wilayah timur 2. Ketua Sinode Germita Pdt.Arnold A.Abbas, perwakilan wilayah Indonesia tengah, dan 3. GPIB: Pnt. Orwy Watuseke dari GPIB Immanuel Batam, perwakilan wilayah barat. 

Terpilihnya wakil GPIB sebagai salah satu Pimpinan Sidang merupakan bentuk kepercayaandan penghargaan terhadap GPIB dalam persekutuan FK PKB PGI, sekaligus menjadikesempatan bagi GPIB untuk ikut berkontribusi dalam mengawal proses persidangan dan perumusan keputusan KONAS XIX. 

GPIB Hadir dan Berpartisipasi Aktif GPIB turut mengambil bagian dalam KONAS XIX melalui empat orang perwakilan, yaitu: 1. Pnt. Maxi Hayer, S.H., M.H. Ketua V MajelisSinode GPIB 2. Bapak Jouke Lengkong Wakil Ketua Dewan PKB GPIB 3. Pnt. OrwieWatuseke Sekretaris I PHMJ GPIB Immanuel Batam yang juga adalah Korwil PKB PGIW Kepri 4. Bapak Royke Dammar PKB GPIB Irenne Jakarta Utara Kehadiran delegasi GPIB tidak hanya menjadi bentuk partisipasi dalam agenda nasional FK PKB PGI, tetapi juga merupakan bagian dari komitmen GPIB untuk terus membangun jejaring persekutuan dan kerja sama oikumenis bersama gereja-gereja di Indonesia. Khususnya melalui pelayananPKB, GPIB diharapkan semakin mampu memperkuat peran kaum bapak sebagai imam dalamkeluarga, teladan dalam kehidupan bermasyarakat, serta mitra gereja dalam menghadirkandamai sejahtera, keadilan dan pemulihan. 

Rangkaian kegiatan berakhir 12 September 2026, dengan agenda persidangan, pembahasanprogram dan rekomendasi, pemilihan/penetapan keputusan organisasi, serta kegiatankebersamaan dan pengenalan keindahan Raja Ampat. 

KONAS XIX diharapkan menghasilkan keputusan dan rekomendasi yang dapat menjadipijakan bersama FK PKB PGI dalam mengembangkan pelayanan kaum bapak yang semakinrelevan, kontekstual dan transformatif, baik bagi gereja maupun masyarakat. Juga menjadimomentum untuk memperkuat persaudaraan lintas gereja dan meneguhkan panggilan kaumbapak untuk hadir sebagai imam keluarga, pembawa damai, penjaga ciptaan serta pelayanbagi sesama dan bangsa. 

Pesan Khusus Pnt. Maxi Hayer – Ketua V MS GPIB XXII KONAS XIX FK PKB PGI di Waisai, Raja Ampat, menjadi momentum penting untuk memperkuat persekutuan, kebersamaan dan sinergi kaum bapak gereja-gereja di Indonesia. 

“GPIB bersyukur dapat mengambil bagian melalui para utusan yang hadir dan berkontribusidalam seluruh rangkaian kegiatan, termasuk dipercayakannya Pnt. Orwie Watuseke sebagaisalah satu Pimpinan Sidang KONAS XIX. Kiranya seluruh proses KONAS XIX menghasilkan keputusan dan rekomendasi yang semakin meneguhkan panggilan Pria Kaum Bapak sebagai imam dalam keluarga, teladan di tengah masyarakat, pembawa damai sertapelayan yang menghadirkan kebenaran, keadilan dan pemulihan. Dari Raja Ampat, mari kitaterus membangun semangat oikumenis dan menghadirkan pelayanan gereja yang berdampakbagi keluarga, masyarakat, bangsa dan dunia. Tuhan memberkati FK PKB PGI dan seluruhgereja anggota PGI,” kata Pnt.Max.(max/lip)

Bagikan