GPIB, Cisarua – Pembekalan vikaris tahun kedua periode 2025/2026 yang diselenggarakan di Wisma Pondok Remaja PGI, Cisarua, Bogor pada 7-11 September 2026 resmi ditutup oleh Ketua III Majelis Sinode XII Pdt. Sarah Tahitu-Hengkesa, didampingi Sekretaris I yang menjadi Plt Sekretaris Umum Pdt.Emmawati Rumampuk-Baule dan Ketua III Pdt.Henry Tamaela.
Dalam arahan penutup lewat video, Ketua Umum MS XXII Pdt.Nitis Putrasana Harsono memberi pesan kepada para vikaris agar lewat pembekalan yang telah dijalankan semakin memantapkan motivasi sebagai seorang pelayan Tuhan bekerja di ladangNya.
“Lakukanlah semua persiapan itu dengan sebaik mungkin dan tetap dalam ketekunan doa, tetap dalam kerendahan hati, dan selalu ada dalam kesediaan pikiran yang terbuka,” kata Pdt.Nitis.
Ketum juga meminta para vikaris yang nantinya ditahbiskan untuk memperhatikan integritas dalam kehidupannya.
“Sesibuk apapun nantinya, sediakanlah waktu untuk tetap berdoa. Jangan hanya di waktu vikaris saja, Anda tekun dalam doa, tekun membaca kitab suci dan merasa terpaksa membuat refleksi. Saat memasuki pendeta hal itu tetap diperlukan. Ini semua yang tetap akan membangun jalinan intim kita dengan Sang Gembala yang memanggil mempercayakan kita untuk bekerja bersamanya,” terangnya.
Sementara itu dalam sambutan penutup Ketua III Pdt.Sarah Tahitu-Hengkesa menyampaikan penguatan bagi vikaris dengan mengutip ayat Alkitab dari 1 Timotius 4:12 jika nantinya akan ditempatkan di pos-pos pelkes pada Januari 2027 mendatang.
“Janganlah seorang pun menganggap engkau rendah karena engkau muda. Jadilah teladan bagi orang-orang percaya. Dalam perkataanmu, dalam tingkah lakumu, dalam kasihmu, dalam kesetiaanmu sampai akhir, dan dalam kesucianmu. GPIB bangga untuk menerima barisan Toga Putih seperti yang disampaikan Ketua Umum. Kita bukan sekadar menjalankan tugas tapi juga merawat diri dalam Tuhan sehingga kita berdampak di tengah-tengah masyarakat,” kata Pdt.Sarah.
Penutupan ditandai dengan pencopotan name tag peserta yang diwakili dua orang vikaris, perempuan dan laki-laki. Pencopotan kalung nama peserta itu dilakukan oleh Ketua I MS XII GPIB Pdt.Henry Tamaela dan Sekretaris I MS XXII Pdt.Emmawati Baule.
Sebelum ibadah penutupan peserta diberi materi Seksualitas Kaum Berjubah Putih dibawakan oleh Pdt.Stefanus dan tim dari Pusat Studi Spiritualitas dan Pengembangan Spiritual, UKDW, Jogjakarta. Para peserta diberi pemahaman tentang tema itu dan bagaimana membawa diri dan memandang tema tersebut dalam pelayanan di jemaat.(lip)
