Langsung ke konten
Logo GPIB GPIB Gereja Protestan di Indonesia bagian Barat

Berita Terbaru

Ketuk foto untuk membaca
  1. Berita Radio – 7 Oktober…
  2. Di Tengah Dinamika GPIB, Tuhan…
  3. GPIB Hadirkan Tiga Rumah Oksigen…
  4. Lansia Ceria, Lansia Bertemu Tiap…
  5. Menjemaatkan Dokumen Keesaan…
  6. Lansia Harus Tetap Sehat dan…
  7. Tim MS XXII GPIB Periksa…
  8. Semarak HUT ke-78 GPIB dan…
  9. 75 Pendonor Berbagi Kehidupan bagi…
  10. Menembus Batas Pelayanan,…
  11. Morning Call GPIB | Thursday,…
  12. PESAN HUT 81 Thn RI…
Diakonia

Obituari: Pdt. Dr. Olbers Elhardus Christian Wuwungan, D.Th.

Selamat Jalan Pendeta Wuwungan…GPIB, Jakarta – Ketua Umum Fungsionaris Majelis Sinode (FMS) Gereja Protestan di Indonesia bagian Barat […]

Obituari:                                                               Pdt. Dr. Olbers Elhardus Christian Wuwungan, D.Th.

Selamat Jalan Pendeta Wuwungan…
GPIB, Jakarta – Ketua Umum Fungsionaris Majelis Sinode (FMS) Gereja Protestan di Indonesia bagian Barat (GPIB), dua periode 1990-1995 dan 1995 – 2000,  Pendeta Olbers Elhardus Christiaan Wuwungan DTh, meninggal dunia dalam usia 91 tahun di Jakarta, Selasa (27/1/2026).

Pendeta Wuwungan yang  dikenal sebagai anggota Tim Revisi Alkitab Terjemahan Baru (TB)  dan Sekretaris Departemen Penerjemahan Lembaga Alkitab Indonesia (LAI), menghembuskan nafas terakhir di Rumah Sakit (RS) Primaya Hospital PGI Cikini, Jakarta Pusat. 

Sesuai tradisi yang telah dibangun FMS GPIB, jenazah almarhum akan disemayamkan di Wisma GPIB Immanuel, Jalan Medan Merdeka Timur No.10 Gambir, Jakarta Pusat sebelum dimakamkan.

“GPIB sangat kehilangan tokoh panutan. Pendeta O. E. Ch. Wuwungan adalah teolog Calvinis sejati, yang mendedikasikan waktu dan pemikirannya untuk membangun iman  warga jemaat dan kemajuan GPIB. Ini sangat luar biasa dan patut diteladani,” kata Sekretaris Umum (Sekum) FMS GPIB, Pendeta Ebser Mago Lalenoh MTh di Jakarta, Selasa (27/1/2026).

Pendeta Ebser mengaku kagum atas dedikasi sepenuh hati yang diberikan Almarhum Pendeta Wuwungan, yang dinilainya memiliki tekad yang kuat untuk membekali generasi penerus GPIB dengan Kabar Baik, yang mudah dipahami dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Pemikiran, pengajaran, dan keteguhan hati hati  Pendeta Wuwungan bagaikan benih yang akan terus bertumbuh serta menghasilkan buah-buah kebaikan dan kebenaran bagi kemajuan GPIB.

“Pendeta Wuwungan adalah pendekar GPIB di balik penerjemahan Alkitab Terjemahan Baru. Hasil revisi Alkitab sudah kita gunakan pada setiap ibadah, saat ini,” jelas Pendeta Ebser.

Menurut Pendeta Ebser, karya almarhum akan terus dikenang dan dilanjutkan warga jemaat GPIB. Sebab, firman Tuhan harus  diteruskan kepada semua orang dari segala suku dan golongan sampai  kapan pun. Pemikiran, pengajaran,  dan keteguhan hati  Pendeta Wuwungan bagaikan seorang penabur benih yang akan terus menabur dan benih yang ditaburkannya akan bertumbuh dan menghasilkan buah-buah kebaikan dan kebenaran bagi kemajuan GPIB.

“Ini tradisi yang harus kita jaga dan pelihara selama Tuhan berkenan. Tradisi ini akan terus dikerjakan karena banyak orang di negeri kita, menantikan kehadiran kabar baik dalam bahasa yang  mudah dimengerti,” jelas dia.

Pendeta Wuwungan lahir di Jakarta, pada 28 Juni 1934 dari keluarga asal Minahasa, Sulawesi Utara. Pendidikan dasar dan menengah ditempuh  di Carpentier Alting Lyceum, jurusan Gymnasium dan pada Christelijke HBS. Selanjutnya, ia  melanjutkan studinya di Sekolah Tinggi Teologia (STT)  Jakarta dan  lulus tahun 1961 dengan predikat cum laude. Pendidikan Strata 2 ditempuh di Rijksuniversiteit Utrecht, Belanda dan lulus pada 1997,  dan pada 1983, gelar Doktor Teologi (S3) diraihnya dari STT Jakarta. 

Rencananya, jenazah almarhum akan dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Petamburan, Jakarta Pusat setelah Ibadah Penglepasan, yang dipimpin Ketua Umum Fungsionaris Majelis Sinode GPIB,  Pendeta Nitis Putrasana Harsono,  Rabu (28/1/2026).

Daftar Riwayat Hidup

Pendeta Olbers Elhardus Christiaan Wuwungan DTh 

Tempat Tanggal Lahir: Jakarta, 28 Juni 1934

Tanggal 1-2-1962    :        Peneguhan Pendeta

Tahun 1961              :       Lulus S-1, STT Jakarta

Tahun 1977      :     Lulus S-2, Rijksuniversiteit Utrecht, Belanda

Tahun 1983               :      Lulus S-3, STT Jakarta

Tahun 1988-1991    – Ketua Majelis Jemaat (KMJ) GPIB Jemaat “EFFATHA” Jakarta Selatan

– Penerjemah di Lembaga Alkitab Indonesia (LAI)

Tahun 1982-1986    :         Sekretaris Pelaksana Litbang GPIB

Taahun 1990-1995  :         Ketua Umum FMS GPIB XV

Tahun 1995-2000    :         Ketua Umum FMS GPIB XVI

Tahun 2000            :         Pensiun

Tanggal 27-1-2026  : Meninggal dunia dalam usia 91 tahun 7 bulan di RS Primaya Hospital PGI Cikini, Jakarta Pusat.  

Narahubung:

Tim Humas Majelis Sinode GPIB  

Bagikan