Berbagai Kasih, Menghadirkan Harapan
Mari ambil bagian dalam pelayanan kasih GPIB. Dukungan Anda menjadi wujud kepedulian dan ungkapan syukur untuk menghadirkan berkat bagi sesama. Salurkan dukungan…
Baca Berita
Berbagai Kasih, Menghadirkan Harapan
Berita Radio – Sabtu, 24…
Rayakan Dies Natalis ke-28, STIKES…
Wakapolda Sumsel Kunjungi…
GPIB Keluarkan Sikap Resmi Soal…
Di Tengah Dinamika GPIB, Tuhan…
GPIB Hadirkan Tiga Rumah Oksigen…
Lansia Ceria, Lansia Bertemu Tiap…
Menjemaatkan Dokumen Keesaan…
Lansia Harus Tetap Sehat dan…
Morning Call GPIB Minggu 25…
Lomba Line Dance - Modern…
Mari ambil bagian dalam pelayanan kasih GPIB. Dukungan Anda menjadi wujud kepedulian dan ungkapan syukur untuk menghadirkan berkat bagi sesama. Salurkan dukungan…
Baca Berita
RADIO GPIB REMA SEJATI📆 : Sabtu, 24 Oktober 2026⏰ : 21.00 & 23.00 WIB👤 : Pnt.Mariska Maharani Mongan⛪ : GPIB Nazareth, Surabaya…
Baca Berita
GPIB, Surabaya – STIKES Griya Husada Surabaya merayakan Dies Natalis ke-28 pada Rabu, (14/10) guna mensyukuri perjalanan institusi pendidikan tinggi serta memperkuat…
Baca Berita
GPIB, Palembang – Memenuhi komitmen untuk semakin mendekatkan Polri dengan masyarakat, Kepolisian Daerah Sumatera Selatan berkunjung ke GPIB Jemaat Immanuel Palembang pada…
Baca Berita
GPIB, Jakarta – Majelis Sinode Gereja Protestan di Indonesia bagian Barat (GPIB) secara resmi mengeluarkan pernyataan sikap terhadap bencana kebakaran hutan dan…
Baca Berita
Prodi S1 Administrasi Rumah Sakit STIKES Griya Husada Surabaya Raih Akreditasi UNGGUL dari LAM-PTKes GPIB, Surabaya – Di tengah berbagai dinamika dan…
Baca Berita
Rumah Oksigen GPIB Ebenhaezer Palangka Raya resmi dibuka untuk masyarakat umum pada Rabu, 30 September 2026. Peresmian dihadiri oleh perwakilan PGIW Kalimantan…
Baca Berita
GPIB, Jakarta – Hari ini, Kamis, 1 Oktober diperingati juga sebagai Hari Lanjut Usia Internasional atau International Day of Older Persons. Ini…
Baca Berita
GPIB, Jakarta – Diskusi lewat webinar soal sosialisasi Dokumen Keesaan Gereja (DKG) yang diselenggarakan oleh Mupel Banten bersama Departemen Germasa MS GPIB…
Baca Berita
GPIB, Jakarta – Memeriahkan Hari Ulang Tahun Pelayanan Kategorial Lanjut Usia (HUT PKLU) ke 16 Dewan PKLU mengadakan webinar dengan tema Menua,…
Baca BeritaVideo terbaru dari kanal YouTube GPIB Indonesia.
Buka di YouTubeVideo terbaru dari kanal YouTube GPIB TV Indonesia.
Buka di YouTubeGPIB, Medan – Demikian dikatakan salah seorang penerima bantuan paket sembako. Ucapan itu berarti terima kasih yang disampaikan […]
GPIB, Medan – Demikian dikatakan salah seorang penerima bantuan paket sembako. Ucapan itu berarti terima kasih yang disampaikan oleh tim ketika memberikan bantuan paket sembako. Paket sembako diberikan oleh Satgas Covid-19 GPIB Mupel Sumut-Aceh ke wilayah Pos Pelkes Gomit, Simanduma, Tanjung Baringin, Kabupaten Dairi dan Bajem Tonduhan, Tanah Jawa di Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara pada Kamis (21/5).
Menurut Pdt. Alexander Lontoh, Ketua Mupel Sumut Aceh, paket sembako berisi beras 5 kilo, gula dan minyak goreng 2 kilo, 10 butir telor, 10 bungkus mie instan, masker dan vitamin serta uang tunai sebesar 20 ribu rupiah untuk 150 warga.

“Kami menyasar pada tukang becak, manusia gerobak dan gelandangan yang ada di daerah itu. Bahkan salah satu penerima menyampaikan Mauliate..Bujur melala. Warga yang dari Nias juga mengucapkan Saohagòlò. Itu membuat kami juga terharu memberikannya,” kata Pdt. Alexander.

Selain memberikan bantuan pada warga di dua pos tersebut, tim juga memberikan bantuan paket sembako dan tanda kasih bagi dua pendeta emiritus di Medan. Pendeta emiritus yang mendapat bantuan, menurut Pdt. Alexander adalah Pdt. Em Mulyadi dan Pdt Serius Lase. Pdt Lase adalah pedenta dari BNKP dan selama 15 tahun melayani sebagai pendeta di gereja seasas di GPIB dan menjadi warga GPIB.
Bantuan sembako bagi dua pendeta berisi 10 kilogram beras, 2 kilogram gula dan minyak serta mie istant serta uang tunai 500 ribu.
“Kami bergerak mulai pukul 12 siang hingga 5 sore berkeliling kota Medan dengan 4 mobil yang dibagi dalam 2 kelompok, yang terdiri seluruh anggota PHMJ GPIB Immanuel Medan. Hal yang menyedikan dan membuat haru, ketika kami tanya pada salah seorang warga yang mendapatkan bantuan, ternyata ada beberapa yang masih satu kerabat marga dan malah satu marga. Mereka pun berkata, kami tak dapat bantuan pemerintah, mauliate amang, bujur melala.” (lip)
Chat Pendengar 0
Halaman Radio