Menjelang pelaksanaan Persidangan Sinode Raya (PSR) XXII Gereja Protestan di Indonesia bagian Barat (GPIB) yang akan berlangsung pada 27–31 Oktober 2025 di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, panitia telah merilis panduan perjalanan bagi seluruh peserta dari berbagai daerah di Indonesia.

Kota Makassar, yang dahulu dikenal dengan nama Ujung Pandang, menjadi tuan rumah perhelatan besar lima tahunan GPIB ini. Pelaksanaan persidangan akan berlangsung di Hotel Claro Makassar, hotel bintang empat yang berlokasi di Jl. A.P. Pettarani No. 03, Makassar, Sulawesi Selatan 90221.


Bagi peserta dari luar Pulau Sulawesi, tersedia dua jalur utama untuk menuju kota ini. Melalui jalur udara, seluruh penerbangan akan mendarat di Bandar Udara Internasional Sultan Hasanuddin. Dari bandara menuju Hotel Claro, jarak tempuh sekitar 21,2 kilometer atau sekitar 30 menit perjalanan menggunakan taksi berbasis aplikasi seperti GoJek, Grab, atau Bluebird, dengan kisaran biaya Rp150.000–Rp160.000 termasuk tol dan biaya keluar bandara.

Sementara itu, bagi peserta yang menggunakan jalur laut, kapal akan bersandar di Pelabuhan Soekarno-Hatta Makassar. Dari pelabuhan menuju Hotel Claro, jaraknya sekitar 11,3 kilometer dan dapat ditempuh dalam waktu 15–20 menit menggunakan layanan transportasi online, dengan estimasi biaya Rp100.000–Rp130.000 di luar tol.

Panitia juga mengimbau para peserta agar mengunduh aplikasi transportasi seperti Grab, GoJek, Maxim, Green SM, atau Bluebird untuk memudahkan perjalanan selama berada di Makassar.

Dengan fasilitas dan akses transportasi yang memadai, PSR XXII GPIB 2025 diharapkan menjadi momentum penting bagi seluruh pelayan dan warga GPIB untuk memperkuat panggilan pelayanan, sejalan dengan tema besar persidangan:
“Tuhan Ada Terlebih Dahulu dari Segala Sesuatu, dan Segala Sesuatu Ada di Dalam Dia” (Kolose 1:17).


