GPIB Indonesia
  • Media GPIB
  • Tentang GPIB
    • TENTANG GPIB
    • Visi dan Misi
    • Pemahaman Iman
    • Majelis Sinode GPIB
    • Presbiterial Sinodal
    • PKUPPG
  • DIREKTORI
    • Departemen
    • Gereja
    • Pendeta
    • Yayasan
      • YAPENDIK
      • YAYASAN DIAKONIA
      • YAYASAN KESEHATAN
  • Berita & Artikel
    • SINODE
    • Kegiatan
      • M I S I O N E R
      • D I A K O N I A
    • Kegiatan PELKAT
      • PELKAT PA
      • PELKAT PT
      • PELKAT GP
      • PELKAT PKP
      • PELKAT PKB
      • PELKAT LANSIA
    • P E R S P E K T I F
      • I N S P I R A S I
      • Sosok
  • Sabda Digital
  • Hubungi Kami

GPIB Indonesia

  • Media GPIB
  • Tentang GPIB
    • TENTANG GPIB
    • Visi dan Misi
    • Pemahaman Iman
    • Majelis Sinode GPIB
    • Presbiterial Sinodal
    • PKUPPG
  • DIREKTORI
    • Departemen
    • Gereja
    • Pendeta
    • Yayasan
      • YAPENDIK
      • YAYASAN DIAKONIA
      • YAYASAN KESEHATAN
  • Berita & Artikel
    • SINODE
    • Kegiatan
      • M I S I O N E R
      • D I A K O N I A
    • Kegiatan PELKAT
      • PELKAT PA
      • PELKAT PT
      • PELKAT GP
      • PELKAT PKP
      • PELKAT PKB
      • PELKAT LANSIA
    • P E R S P E K T I F
      • I N S P I R A S I
      • Sosok
  • Sabda Digital
  • Hubungi Kami
KegiatanSlide

IBADAH JUMAT AGUNG, PENDETA NANCY: YESUS GEMBALA BAIK, SANGAT MENGENAL DOMBA-DOMBANYA

April 3, 2026

JAKARTA – Ketua Majelis Jemaat (KMJ) GPIB Jemaat Siloam Jakarta Barat, Pendeta Nancy Nisahpih Rehatta menyatakan, Yesus adalah Gembala baik, yang  sangat mengenal domba-domba-Nya. Ia rela memberikan nyawa-Nya bagi keselamatan domba-domba-Nya.

Dalam khotbahnya bertajuk “Memberikan Nyawa Bagi Tebusan” yang terambil dari Injil Yohanes 10:11-15, Pendeta Nancy secara eksplisit memberikan gambaran nyata  tentang identitas Yesus sebagai Gembala  baik, yang  tidak sekadar memimpin, tetapi rela menyerahkan nyawa-Nya.

“Yesus tidak meninggalkan umat-Nya disaat maut mengancam. Dunia mungkin menawarkan banyak “gembala upahan” seperti power, harta, dan kekuatan – yang kemudian meninggalkan umat disaat krisis, tetapi Yesus tetap tinggal hingga tetes darah terakhir,” kata Pendeta Nancy saat memimpin Ibadah Perjamuan Kudus  Jumat Agung di GPIB Jemaat Siloam Jakarta Barat, Jumat (3/4/2026).

Selain mengadakan Ibadah Perjamuan Kudus di Gereja, Pendeta Nancy didampingi sejumlah majelis  mengunjungi jemaat yang tidak hadir di kediaman mereka.

Pendeta Nancy Nisahpih Rehatta (kanan) didampingi Penatua Josica Maitimu memimpin Ibadah Perjamuan Kudus di Keluarga Ridwan Chandra, jemaat Sektor Pelayanan II GPIB Jemaat Siloam Jakarta Barat, pada Jumat (3/4/2026).

Pendeta Nancy mengungkapkan bahwa kata “mengenal” dalam bahasa Yunani di Alkitab “ginosko” yang berarti bukan sekadar mengetahui nama dan perawakan. Tetapi “mengenal” karena mempunyai pengalaman pribadi, mempunyai hubungan intim atau pengenalan relasional, dan  bukan sekadar informasi intelektual.

“Jadi, hubungan intim tidak tercipta disaat kita jauh dari Tuhan, apalagi  kita tidak pergi ke gereja,  tidak beribadah, tidak berdoa, dan tidak membaca firman. Padahal keintiman merupakan metode untuk mencapai Allah,  jalan untuk mendekatkan diri kita dengan Allah,” jelas dia.

Disebutkan, apabila  manusia menjauh dari Tuhan maka pengenalan Tuhan kepada umat tidak akan berdasarkan  pengalaman.  Pengenalan Tuhan terhadap umat, lanjutnya, seharusnya masuk sampai ke dalam relung-relung hati.

“Itu pentingnya pengenalan, kedekatan, atau keintiman dengan Tuhan sehingga apapun yang terjadi pada diri kita, kita akan menceritakan semua kepada Tuhan. Betapa kita marah, betapa kita kesal, dan betapa kita sayang kepada Tuhan, kepada orang lain. Itu semua kita ceritakan,” ujarnya.

Menurut Pendeta Nancy,  kehadiran seseorang  di gereja, baik dari pagi, siang, maupun malam,  tetapi tidak membangun  persekutuan intim dengan Tuhan, hal itu adalah nol besar. Seseorang, kata dia, bisa saja rajin hadir di gereja, tetapi belum tentu mengenal Yesus secara pribadi.

Sikap itu, katanya, sama seperti  “gembala upahan,”  yang berada di lingkungan rohani, tetapi tidak mempunyai keterikatan sejati dengan Tuhan. Sebab, Tuhan melihat hati bukan rutinitas.

“Keintiman itu akan membuat Yesus semakin mengenal kita. Dia tahu kelemahan kita, Dia tahu ketakutan kita. Dosa-dosa yang kita sembunyikan. Tidak ada yang bisa kita tutupi dari Tuhan,” katanya.

Umat mengenal Yesus, lanjutnya, karena umat merupakan domba-domba yang telah menjadi milik Kristus. Ia meyakini bahwa domba pasti mengenal suara Gembala. Demikian juga orang percaya, peka terhadap suara Tuhan dan taat kepada-Nya.

“Kita sebagai domba mengenal suara Tuhan. Domba itu hanya mempunyai penglihatan sekitar satu setengah meter jaraknya. Lebih dari itu buram semuanya. Domba langsung mengenali suara gembala, tidak peduli dengan suara lain,” kata Pendeta Nancy. (novy)

IBADAH JUMAT AGUNG, PENDETA NANCY: YESUS GEMBALA BAIK, SANGAT MENGENAL DOMBA-DOMBANYA was last modified: April 3rd, 2026 by GPIB

Tinggalkan Komentar / Pesan Anda disini

0
Facebook Twitter Google + Pinterest

Artikel Lainnya

Malam Keakraban, Munculkan Tampilan Seni Budaya Antar Etnis

Obituari: Pdt. Dr. Olbers Elhardus Christian Wuwungan, D.Th.

Petra, Priok Selenggarakan PORSENI

Harapan dari PST : PEG Buat Usaha bagi GPIB

Pendeta Sarah: Tahun Baru Imlek, Momen Refleksi Kebangsaan dan Kebahagiaan Keluarga

Masa Prapaskah, Pendeta Nitis: Belajar Menyangkal Diri

GPIB Hijaukan Kota Makassar dengan Penanaman Pohon Tabebuya Jelang PSR XXII

Sekum MS GPIB: STFT Intim Makassar Jadi Rumah Bina Warga GPIB

Ketua II MS GPIB Dorong Penguatan Pelayanan dan Kepedulian Lingkungan di MUPEL SUMUT–ACEH

Utus – Sambut KMJ GPIB Maranatha Denpasar, Pendeta Ebser: Pelayan Tuhan Harus Setia Berdiri Tegak Kepada Tuhan

Kategori Artikel

  • Featured
    • Slide
  • PELKES
  • PELEMBAGAAN
  • STIKES
    • YAYASAN
      • YANKES
  • INFO VIKARIS
  • DIAKONIA
  • SINODE
    • PSR XXII
    • Pesan-Pesan
    • Agenda
  • Kegiatan
    • Misioner
      • GERMASA
    • DIAKONIA
  • Kegiatan PELKAT
    • PELKAT PA
    • PLEKAT LANSIA
    • PELKAT PT
    • PELKAT GP
    • PELKAT PKP
    • PELKAT PKB
  • Perspektif
    • Arcus
    • Sosok
    • Inspirasi

Majalah Arcus

Hubungi Kami

Majelis Sinode GPIB
Jl. Merdeka Timur. No.10
Gambir, Kota Jakarta Pusat
Jakarta, Indonesia
P: (021) 384 2895
P: (021) 384 9917
F: (021) 385 9250
E: admin@gpib.or.id

Direktori

  • Yayasan
  • Pendeta
  • Departemen
  • Musyawarah Pelayanan
  • Facebook
  • Email

@2016 - Majelis Sinode GPIB.