GPIB Indonesia
  • Media GPIB
  • Tentang GPIB
    • TENTANG GPIB
    • Visi dan Misi
    • Pemahaman Iman
    • Majelis Sinode GPIB
    • Presbiterial Sinodal
    • PKUPPG
  • DIREKTORI
    • Departemen
    • Gereja
    • Pendeta
    • Yayasan
      • YAPENDIK
      • YAYASAN DIAKONIA
      • YAYASAN KESEHATAN
  • Berita & Artikel
    • SINODE
    • Kegiatan
      • M I S I O N E R
      • D I A K O N I A
    • Kegiatan PELKAT
      • PELKAT PA
      • PELKAT PT
      • PELKAT GP
      • PELKAT PKP
      • PELKAT PKB
      • PELKAT LANSIA
    • P E R S P E K T I F
      • I N S P I R A S I
      • Sosok
  • Sabda Digital
  • Hubungi Kami

GPIB Indonesia

  • Media GPIB
  • Tentang GPIB
    • TENTANG GPIB
    • Visi dan Misi
    • Pemahaman Iman
    • Majelis Sinode GPIB
    • Presbiterial Sinodal
    • PKUPPG
  • DIREKTORI
    • Departemen
    • Gereja
    • Pendeta
    • Yayasan
      • YAPENDIK
      • YAYASAN DIAKONIA
      • YAYASAN KESEHATAN
  • Berita & Artikel
    • SINODE
    • Kegiatan
      • M I S I O N E R
      • D I A K O N I A
    • Kegiatan PELKAT
      • PELKAT PA
      • PELKAT PT
      • PELKAT GP
      • PELKAT PKP
      • PELKAT PKB
      • PELKAT LANSIA
    • P E R S P E K T I F
      • I N S P I R A S I
      • Sosok
  • Sabda Digital
  • Hubungi Kami
SINODEInspirasiSlide

Utus – Sambut KMJ GPIB Maranatha Denpasar, Pendeta Ebser: Pelayan Tuhan Harus Setia Berdiri Tegak Kepada Tuhan

March 2, 2026

DENPASAR – Sekretaris Umum (Sekum) Majelis Sinode Gereja Protestan di Indonesia bagian Barat (GPIB) Pendeta Ebser Mago Lalenoh MTh memimpin Ibadah Utus-Sambut Ketua Majelis Jemaat (KMJ) GPIB Maranatha Denpasar, Bali, pada Minggu (1/3/2026).

Pendeta Dr Nancy Thelma Nisahpih-Rehatta MTh selaku KMJ Maranatha Denpasar yang lama, menyerahkan tongkat estafet kepemimpinan kepada Pendeta Sonya A. Medyarto-Sitaniapessy STh M.Min, yang sebelumnya menjabat KMJ GPIB Gideon, Jakarta Pusat. Selanjutnya, Pendeta Nancy dipercayakan sebagai KMJ GPIB Siloam Jakarta Barat.

Pada Utus – Sambut yang dirangkaikan Ibadah Minggu V – Prapaskah bertema “Dipilih dalam Kasih, Diutus untuk Ciptaan” (Efesus 1:3-14)   Pendeta Ebser, mengungkapkan bahwa pelayanan di dalam Tuhan penuh  perjuangan, sebab banyak sekali tantangan yang harus dihadapi dan diselesaikan.

“Seorang pelayan Tuhan harus setia berdiri tegak kepada Yesus,” kata Pendeta Ebser.

Ia mengatakan, ketika seorang hamba Tuhan menggunakan gelar Pendeta di depan namanya,  pilihannya adalah menerima panggilan Tuhan, seperti dikatakan Rasul Paulus dalam Efesus 1:3-14,  segala sesuatunya akan berubah.

“Semuanya diubahkan Tuhan dengan cara Tuhan,” jelas dia.

Pendeta Ebser mencontohkan, perjalanan hidup Presiden Amerika Serikat (AS) ke-42, periode 1993-2001 Bill Clinton, yang terlahir dengan nama William Jefferson Blythe III, pada 19 Agustus 1946 di Hope, Arkansas.

Dijelaskan bahwa Clinton yang terlahir tanpa ayah, mengadopsi nama belakang ayah tirinya, Roger Clinton Sr, sehingga namanya berubah menjadi William Jefferson Clinton.

“Mengadopsi nama Clinton itu, mengantarkan dia menapaki jalan-jalan berliku yang penuh kepastian untuk  sampai pada puncaknya. Dan, rakyat  Amerika Serikat memilihnya menjadi Presiden,” katanya.

Ia mengatakan, Clinton adalah seorang tokoh AS yang hebat dan semua orang mengakui kemampuannya.

“Tetapi kehebatannya, kalau saya menelusuri jejak kehidupan Bill Clinton, adalah perjalanan hidup yang penuh perjuangan. Demikian juga berpelayanan, yang penuh perjuangan karena segala tantangan demi tantangan  harus dihadapi dengan baik,” kata dia.

Menurut Pendeta Ebser, seorang pelayan yang setia  harus berdiri tegak kepada Yesus, yang dilayaninya. Kesaksian Rasul Paulus, lanjutnya, memperlihatkan bahwa jalan hidup manusia, apabila saudara dan saya hidup di dalam Tuhan, dipilih  Tuhan, diperlengkapi oleh Tuhan dengan segala maksud Tuhan, maka perjalanan hidup  akan menuju kepada puncaknya.

“Tuhan menolong, Tuhan menyertai, dan memberikan hikmat dan kebijaksanaan dalam  segala sesuatu yang dilakukan,” kata Pendeta Ebser.

Pendeta Nancy (kiri) bersama suami, Bapak Gilbert Nisahpih (tengah) dan putra, Abdiel Eergusto Nisahpih (kanan)

Cinta Sebagai Dasar Pelayanan

Pada kesempatan itu, Pendeta Nancy secara khusus menyampaikan permohonan maaf atas kekeliruan yang dilakukannya selama memimpin GPIB Maranatha Denpasar. Ia mengaku sangat mencintai seluruh Ibu, Bapak, Saudara, dan Anak-anak di jemaat itu.

“Kalimat pertama yang mau saya katakan adalah saya mencintai Ibu, Bapak, dan Saudara. Saya mencintai semua Pemuda, Anak-anak, Lansia,  Bapak, Ibu,  dan Remaja. Hanya karena cintalah saya bisa melayani Ibu, Bapak dari kedalaman hati, tidak mengenal waktu. Dan, saya bahagia,” kata dia.

Menurut Pendeta Nancy, kaki dan tangannya terbatas sehingga tidak bisa mengunjungi semua jemaat di kala sakit dan tidak dapat diabaikan dalam keterbatasannya, ada  banyak hal yang dilakukan sehingga menyakiti hati jemaat.

“Maafkan saya. Kalau ada yang tersakiti amat dalam maupun yang tidak dalam, atas apa pun yang saya katakan atau perbuat, sekali lagi saya mohon maaf yang sebesar-besarnya. Sepenggal hati saya tertinggal di sini,“ katanya.

Ia mengucapkan terima kasih kepada seluruh jemaat, pengurus enam Pelkat, Komisi, dan jajaran pendeta  yang selama ini bekerja sama dalam menjalankan pelayanan di GPIB  Maranatha Denpasar.

“Tetaplah setia beribadah, berubahlah dari hal-hal yang buruk, bertumbuhlah menjadi lebih baik. Giatlah melayani Tuhan,” kata Pendeta Nancy.

Pendeta Nancy mengaku bahwa saat berada di mimbar besar sempat meneteskan air mata karena harus berpisah dengan jemaat yang telah menjadi bagian dari keluarganya.

“Dan, saya akan meninggalkan. Tuhan memberkati,” kata Pendeta Nancy.

Sementara itu, Pendeta Sonya menyampaikan dua harapan. Pertama, ia berharap cinta dan kasih sayang yang telah diberikan jemaat kepada Pendeta Nancy dapat diberikan kepadanya.

“Yang kedua, mari kita melayani dalam ketulusan, dalam kebenaran, dan dalam kejujuran. Itu modal kita,” ujarnya. (novy)

Utus – Sambut KMJ GPIB Maranatha Denpasar, Pendeta Ebser: Pelayan Tuhan Harus Setia Berdiri Tegak Kepada Tuhan was last modified: March 2nd, 2026 by GPIB

Tinggalkan Komentar / Pesan Anda disini

0
Facebook Twitter Google + Pinterest

Artikel Lainnya

Majelis Sinode Perkenalkan Panitia PST 2020 Di GPIB Gideon Depok

Satgas Covid-19 GPIB Terima Bantuan Masker dari Panitia Paskah Nasional

Sambutan Majelis Sinode GPIB Memperingati HUT RI ke-71

GPIB Temui BNPB Persiapan The New Normal

250 Masker Bedah Diberikan ke RSUD Mangusada, Bali

Ayo Ikutan, Majelis Sinode Bahas Demensia & Alzheimer

Rancangan Dasar (Randas) Pemahaman Iman GPIB

Pembukaan PST GPIB 2026, Pendeta Nitis: GPIB Tempat dan Rumah bagi Semua

Mauliate Amang …Bujur Melala!

Undangan Seri Diskusi Daring Sesi – 3

Kategori Artikel

  • Featured
    • Slide
  • PELKES
  • PELEMBAGAAN
  • STIKES
    • YAYASAN
      • YANKES
  • INFO VIKARIS
  • DIAKONIA
  • SINODE
    • PSR XXII
    • Pesan-Pesan
    • Agenda
  • Kegiatan
    • Misioner
      • GERMASA
    • DIAKONIA
  • Kegiatan PELKAT
    • PELKAT PA
    • PLEKAT LANSIA
    • PELKAT PT
    • PELKAT GP
    • PELKAT PKP
    • PELKAT PKB
  • Perspektif
    • Arcus
    • Sosok
    • Inspirasi

Majalah Arcus

Hubungi Kami

Majelis Sinode GPIB
Jl. Merdeka Timur. No.10
Gambir, Kota Jakarta Pusat
Jakarta, Indonesia
P: (021) 384 2895
P: (021) 384 9917
F: (021) 385 9250
E: admin@gpib.or.id

Direktori

  • Yayasan
  • Pendeta
  • Departemen
  • Musyawarah Pelayanan
  • Facebook
  • Email

@2016 - Majelis Sinode GPIB.