(Ketua Umum PGI Pendeta Jacklevyn Manuputty. Foto PGI)
JAKARTA — Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia (PGI) menyerukan kepada umat Kristen di Indonesia untuk menghidupi spiritualitas keugaharian, memperkuat solidaritas sosial, dan menjadi pembawa damai di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik dunia yang berpotensi memicu dampak ekonomi global.
PGI menilai dinamika geopolitik tersebut berpotensi memberikan dampak langsung terhadap perekonomian Indonesia. Kenaikan harga energi dapat menekan nilai tukar rupiah dan mendorong inflasi yang pada akhirnya memengaruhi daya beli masyarakat.
“Kelompok masyarakat yang paling rentan, seperti pekerja sektor informal dan mereka yang hidup dari pendapatan harian, biasanya menjadi pihak pertama yang merasakan dampaknya,” papar Pendeta Jacklevyn F. Manuputty dalam keterangan pers, Selasa, 10 Maret 2026.
Seruan tersebut disampaikan menyusul meningkatnya konflik bersenjata di kawasan Timur Tengah yang melibatkan kekuatan-kekuatan besar dunia dan memicu kekhawatiran terhadap stabilitas ekonomi global. Ketegangan geopolitik yang berkepanjangan berpotensi memicu lonjakan harga energi, gangguan rantai pasok global, serta tekanan terhadap perekonomian negara-negara berkembang, termasuk Indonesia.
Menahan Diri dan Tenang
Dalam situasi tersebut, gereja dipandang memiliki peran penting untuk menghadirkan harapan dan ketenangan di tengah kecemasan sosial.
“Spiritualitas ini diejawantahkan dalam upaya mengendalikan diri dan berkata cukup terhadap pola konsumtif berlebihan, serta dalam kesediaan diri untuk berbagi, terutama dengan sesama yang belum mampu memenuhi kecukupan dirinya,” Pendeta Manuputty menjelaskan.
“Sebab secara spiritual, ugahari berarti meletakkan keyakinan secara penuh kepada pemeliharaan Tuhan di atas berbagai kekhawatiran akibat ketidakpastian dunia, tetapi dengan tetap berbela rasa terhadap sesama yang menderita.”
Menurut PGI, spiritualitas keugaharian tidak hanya berkaitan dengan gaya hidup sederhana, tetapi juga merupakan wujud kepercayaan kepada pemeliharaan Tuhan sekaligus tanggung jawab untuk mengelola sumber daya secara bijaksana.
Selain itu, organisasi gereja tersebut juga mengingatkan pentingnya memperkuat persatuan sosial dalam masyarakat yang majemuk. Dalam konteks Indonesia yang dibangun di atas kebhinnekaan, solidaritas sosial dinilai menjadi faktor penting dalam menjaga ketahanan bangsa di tengah ketidakpastian global.
PGI juga menekankan agar gereja tidak ikut memperkeruh situasi dengan menyebarkan ketakutan, kebencian, atau disinformasi. Sebaliknya, umat diajak untuk menghadirkan ruang dialog, rekonsiliasi, dan pengharapan.
Bijak dalam Ekonomi dan Informasi
Di sisi lain, PGI menyampaikan sejumlah harapan kepada pemerintah agar merespons situasi global secara bijaksana. Pemerintah diminta mengambil kebijakan ekonomi yang berhati-hati, melindungi daya beli masyarakat kecil, serta memastikan kebijakan energi dan fiskal tidak semakin membebani kelompok rentan.
PGI juga mendorong pemerintah untuk menyampaikan informasi publik yang transparan dan berbasis data guna mencegah spekulasi dan kecemasan di masyarakat.
Pemerintah sendiri telah menjelaskan bahwa meski harga minyak dunia meningkat akibat ketegangan ini, stok BBM nasional masih aman. Kantor berita Antara melaporkan bahwa stok BBM Indonesia diperkirakan mampu memenuhi kebutuhan sekitar 21-25 hari ke depan.
Pemerintah juga menginformasikan ketersediaan BBM dan harganya tidak naik hingga Idulfitri, meski harga minyak dunia naik di atas asumsi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Dengan demikian, masyarakat diimbau agar tidak melakukan panic buying.
Selain langkah-langkah sosial dan ekonomi, PGI mengajak umat Kristen untuk terus mendoakan perdamaian dunia, khususnya bagi kawasan Timur Tengah yang kembali dilanda konflik. Doa juga dipanjatkan bagi para pemimpin dunia agar memilih jalan dialog dan rekonsiliasi daripada kekerasan dan perang. “Di tengah kegelisahan zaman, gereja dipanggil untuk tidak larut dalam ketakutan, melainkan hidup dalam iman yang tenang dan menghadirkan pengharapan bagi dunia.”
(CP)

