
Gereja Protestan di Indonesia bagian Barat (GPIB) akan melaksanakan HUTnya yang ke-72. Tempat Pelaksanaan di GPIB Ebenhaezer Palangkaraya, Kalimantan Tengah pada 31 Oktober 2020.
Diharapkan yang akan hadir secara
langsung dalam acara ini sekira 40 – 60 orang dengan menerapkan protokol kesehatan
terdiri dari Fungsionaris MS GPIB, Utusan Jemaat Lingkup Mupel Kalselteng, Gereja-Gereja
Lingkup PGIW, Jemaat GPIB Ebenhaezer. Peserta lainnya mengikuti melalui webinar
sekira 500 orang dan peserta melalui live
streaming sekira 1000 orang.
Adapun rangkaian acara yang
disiapkan cukup padat yang dimulai dari tanggal 3 Oktober 2020 dan puncaknya
pada 31 Oktober 2020. Acara-acara tersebut antara lain Webinar Tentang Keesaan
Gereja-Gereja di Kalimantan, Webinar Tentang Gereja dan Agenda Ketahanan serta
Kedaulatan Pangan Nasional, Webinar tentang peran Gereja dalam Mengangkat nilai
nilai Budaya dalam menghadapi tatanan normal baru dan Focus Group Discussion.
Bagi pelkat PA, Pelkat PT, dan
Pelkat GP ada lomba Lomba Bernyanyi Pelkat PA, Lomba Aransemen Musik Pelkat PT,
dan Lomba Vlog Green Pelkat GP.
HUT ke-72 memilih tema “Menguatkan
Tatanan Bergereja Agar Mendatangkan Berkat Masa Depan Bagi Umat dan Masyarakat”
bertujuan mensyukuri 72 tahun panggilan dan pengutusan GPIB meng-Gereja di
Indonesia, Mempersiapkan Gereja untuk secara optimal berperan serta dalam sinergitas
dengan masyarakat dan Pemerintah menyongsong Program Ketahanan Pangan Nasional
(Food Estate) dan Mengangkat nilai nilai Budaya dalam menghadapi era industry
4.0 dan smart society 5.0.
Ketua Umum Majelis Sinode Pdt Drs.
P. K. Rumambi, M.Si. dan Pdt J. Marlene Joseph, M.Th. dalam pengumumannnya mengatakan,
bagian terpenting dalam peringatan ulang tahun tersebut adalah bagaimana GPIB
dapat mendengar dan belajar bersama dengan berbagai elemen melalui kegiatan
Seminar secara online (WEBINAR) yang bertajuk “Optimalisasi Peran Gereja dalam
Sinergitas dengan Masyarakat dan Pemerintah Menyongsong Ketahanan Pangan
Nasional dalam Tinjauan Budaya”.
fsp