GPIB, Riau – Rangkaian kegiatan perayaan Paskah Sinodal yang dilaksanakan di GPIB Anugerah Sorek bajem Eben Haezer, Kerumutan, Kabupaten Pelalawan, Riau salah satunya adalah peresmian rumah pastori bagi pendeta.
Peresmian ditandai pengguntingan pita di pintu depan rumah oleh Ketua Umum Majelis Sinode GPIB XXII Pdt. Nitis Putrasana Harsono didampingi Ketua Majelis Jemaat GPIB Anugerah Sorek Pdt.Frendly Sailatu, aparat babinsa, perwakilan mupel SARIBU, ketua panitia dan Ketua IV PHMJ GPIB Anuegrah Sorek dan Pendeta Jemaat yang melayani di Bajem Eben Haezer, Kerumutan, pada Sabtu (11/4) pukul 15.00 WIB disaksikan jemaat yang hadir di depan rumah pastori.
“Rumah Pastori adalah rumah bagi hamba Tuhan yang melayani di tempat ini. Ini bukan hanya rumah untuk tempat beristirahat ettap juga rumah doa dan bekerja bagi pendeta yang menempati sehingga dari sini pendeta itu mendoakan jemaatnya dan juga bekerja melayani,” kata Pdt.Nitis dalam sambutannya.
Pdt.Nitis juga menyampaikan bahwa dari rumah pastori inilah kehangatan kasih Kristus akan dirasakan oleh semua yang datang ke pastori ini.

“Maka atas kemurahan dan kasih Allah, pastori ini atas nama GPIB kami buka,” tandasanya sambil menggunting pita di depan pintu yang disambut tepuk tangan jemaat yang hadir.
Peresmian rumah pastori juga ditandai pemotongan tumpeng oleh Ketua V Pnt.Max Hayer yang diberikan kepada Pdt.Frendly Sailatua dan Pdt.Jessica Manabung.
Rumah pastori Bajem Eben Haezer didirikan atas partisipasi jemaat dengan total biaya sekitar 400 juta dan masih dalam tahap finalisasi penyelesaian dapur. Rumah pastori seluas kurang lebih 20 x 50 meter persegi, terdiri dari 3 kamar tidur, ruang tamu depan, ruang tengah, kamar mandi dan dapur serta sedikit halaman di bagian depan, samping dan belakang. Proses pengerjaan rumah pastori itu dimulai sejak Februari 2025 dan diresmikan 11 April 2026 dan akan ditempati oleh Pdt.Jessica Manabung yang menjadi PJ di jemaat itu. (lip)
