GPIB, Jakarta – Demikian pesan utama disampaikan Sekretaris Umum Majelis Sinode XXII saat ibadah perkenalan unit-unit misioner MS dan peneguhan Dewan Pelkat MS di Gereja GPIB Effatha, Jakarta, Minggu (25/1) sore.
Secara khusus, Sekum Pdt.Ebser menyampaikan pesan yang terambil dari kitab Habakuk 1 ayat 1-4 soal keluhan Habakuk kepada Tuhan karena Tuhan tidak merespons doa Habakuk karena umat Israel yang mengalami penindasan.
“Bukan Tuhan tidak dengar, tapi Tuhan membiarkan dan Tuhan lihat kebaradaan orang Israel dalam kesusahan. Apa yang dirasakan jika Tuhan tidak merespons, apa yang dilakukan? Kita mengharapkan Allah mengikuti kemauan kita, tapi dalam gereja Tuhan orang harus mengikuti maunya Tuhan bukan maunya orang. Kita harus dilatih seperti itu jika kita mau hidup benar.”
Sekum juga menegaskan jangan mengikuti diri kita sendiri. “Saya mau katakan, jangan kita biasakan meminta Tuhan ikut maunya saya. Firman Tuhan menjadi instrumen untuk mengemban pelayanan dan kesaksian sehingga berbuah. Jangan keraskan hati dan masa bodoh. Banyak dari kita selalu mau mengatur Tuhan dengan seenaknya sendiri. Dalam segala situasi apapun juga, kita harus tetap berdoa karena itu adalah gambaran kita sebagai orang beriman. Jangan pernah jauh dari Tuhan dan berhenti berdoa sungguh-sungguh pada Tuhan serta menyerahkan hidup ini pada Tuhan. Dan tetap setia dan jangan sombong, jangan mengandalkan diri sendiri.”
Di bagian akhir, Pdt.Ebser mengingatkan untuk semua pelayan Tuhan agar mengingat doa bapa Kami, jangan kita membawa keangkuhan, kesombongan.
“Kita harus menata memperbaiki hati kita, kesadaran kita supaya Tuhan tidak menolak kerja layan kita. Jika Tuhan berdiam diri jangan kecut hati, Tuhan melihat apakah kita tetap setia.”
Pada ibadah itu, dibacakan pula surat keputusan MS tentang pengakhiran tugas bagi unit-unit misioner periode 2021-2025 yang berakhir tanggal 23 Januari 2026 yang dibacakan Sekretaris I Pdt.Emmawati Yulia Rumampuk-Baule di hadapan jemaat. Sementara surat keputusan MS tentang penetapan pengangkatan dan penetapan masa tugas 2025-2030 yang mulai berlaku 26 Januari 2026 yang dibacakan oleh Sekretaris II. Pnt.Ivan Gelium Lantu. Ada 12 unit misioner dan 6 dewan PA, PT, GP, PKP, PKB dan PKLU. Selain yang diperkenalkan hadir dalam ibadah tersebut, peserta lainnya ikut pula dalam ibadah yang disiarkan secara online lewat kanal youtube GPIB Effatha, Jakarta.
Ada sekira 64 personel unit misioner dan dewan pelkat yang diperkenalkan dan diteguhkan dalam ibadah itu. Fungsionaris Majelis Sinode yang menghadiri ibadah itu Sekum Pdt.Ebser sebagai pembawa firman, Ketua IV Pnt.Wicklief Ferdy Luwy Leunufna, Sekretaris I. Emmawati Yulia Rumampuk-Baule, Sekretaris II. Ivan Gelium Lantu, Bendahara Pnt. Steven Glenn Tunas dan Bendahara I.Pnt.Gabby Glaudia Monica Manalu-Sadoek. (lip)

