GPIB Indonesia
  • Media GPIB
  • Tentang GPIB
    • TENTANG GPIB
    • Visi dan Misi
    • Pemahaman Iman
    • Majelis Sinode GPIB
    • Presbiterial Sinodal
    • PKUPPG
  • DIREKTORI
    • Departemen
    • Gereja
    • Pendeta
    • Yayasan
      • YAPENDIK
      • YAYASAN DIAKONIA
      • YAYASAN KESEHATAN
  • Berita & Artikel
    • SINODE
    • Kegiatan
      • M I S I O N E R
      • D I A K O N I A
    • Kegiatan PELKAT
      • PELKAT PA
      • PELKAT PT
      • PELKAT GP
      • PELKAT PKP
      • PELKAT PKB
      • PELKAT LANSIA
    • P E R S P E K T I F
      • I N S P I R A S I
      • Sosok
  • Sabda Digital
  • Hubungi Kami

GPIB Indonesia

  • Media GPIB
  • Tentang GPIB
    • TENTANG GPIB
    • Visi dan Misi
    • Pemahaman Iman
    • Majelis Sinode GPIB
    • Presbiterial Sinodal
    • PKUPPG
  • DIREKTORI
    • Departemen
    • Gereja
    • Pendeta
    • Yayasan
      • YAPENDIK
      • YAYASAN DIAKONIA
      • YAYASAN KESEHATAN
  • Berita & Artikel
    • SINODE
    • Kegiatan
      • M I S I O N E R
      • D I A K O N I A
    • Kegiatan PELKAT
      • PELKAT PA
      • PELKAT PT
      • PELKAT GP
      • PELKAT PKP
      • PELKAT PKB
      • PELKAT LANSIA
    • P E R S P E K T I F
      • I N S P I R A S I
      • Sosok
  • Sabda Digital
  • Hubungi Kami
SINODE

Dampak Mengerikan Media Sosial dari Kecanduan, Konsumtif dan Menurunkan Produktivitas

July 10, 2019

Pengurus Dewan PKP dan Peserta Diskusi Media Sosial dalam acara Pembinaan Kaum Perempuan di Kantor Majelis Sinode yang mengahadirkan pengamat masalah sosial Maria Kumaat dan Franklin Sondahk yang dilaksanakan Dewan PKP GPIB, Rabu 10/07/2019.

Pengamat masalah media sosial, Franklin Sondakh, S.Kom, M.Th menyarankan agar penggunaan media sosial mampu menyesuaikan diri dengan kebutuhan atau minat, membatasi waktu dalam menggunakan media sosial.

Pasalnya, kata Franklin, bermedsos bisa membuat seseorang menjadi kecanduan. “Jadi sesuaikan diri dengan kebutuhan atau minat, membatasi waktu dalam menggunakan media sosial agar tidak kecanduan,” kata warga GPIB Paulus Jakarta ini saat berbicara dalam acara Pembinaan Kaum Perempuan di Kantor Majelis Sinode yang dilaksanakan Dewan PKP GPIB, Rabu 10/07/2019.

Franklin meminta, dalam menggugunakan medsos perlu melihat waktu yang tepat atau pada waktu luang yang tersedia. Dampak positif media sosial mampu menghubungkan keluarga yang tersebar, memiliki jaringan pertemanan yang luas, menjadi terampil dalam bersosialisas dan bisa berbisnis.

Namun, kata Franklin, medsos punya sisi negatif pada menurunnya tingkat kesehatan, memungkinkan menjadi seorang yang individualis, menimbulkan sikap acuh terhadap orang-orang disekeliling, terjadinya cyber-bullying, maraknya kejahatan yang berasal dari social media.

Dampak negatif lainnya dari medsos, menurunkan produktivitas, bisa melalaikan sesuatu yang menjadi kewajiban, menghambat mimpi dan cita-cita, maraknya informasi bohong, dan melabilkan emosi. Dampak negatif lainnya membuat hidup lebih konsumtif, pembajakan yang merugikan, mengakibatkan kecanduan, privasi kehidupan lebih diketahui orang banyak, mudahnya seseorang meluapkan perasaannya.

Tak sampai disitu, medsos bisa menurunkan daya ingat, menurunkan kreativitas, dan menimbulkan kebencian, mudahnya akses untuk mendapatkan informasi yang tidak baik, tersebarnya perilaku yang kurang baik.

Semua ini, tutur Franklin,  menjadi tantangan.  Tantangan di media social munculnya kriminalitas melalui Media Sosial, penipuan berkedok jual beli online, penculikan, pemerkosaan, penggelapan, pembajakan akun media sosial dan prostitusi online.

Terhadap berita-berita bohong alias hoax, punya cara untuk mengatasi berita hoax. Menurutnya, berita palsu tidak mencantumkan nama penulis artikel, menggunakan alamat website yang mirip dengan media besar, menggunakan judul berita spektakuler, menggunakan unsur mencocok-cocokkan.

 “Menghindari hoax, baca terlebih dahulu baru share, cermati alamat situs, cek fakta, verifikasi informasi yang diterima, jangan percaya mitos, jangan mudah terprovokasi, ingat tidak semua berita di internet atau medsos benar,” tandas Franklin. fsp/frans

Dampak Mengerikan Media Sosial dari Kecanduan, Konsumtif dan Menurunkan Produktivitas was last modified: July 10th, 2019 by Redaksi Arcus

Tinggalkan Komentar / Pesan Anda disini

0
Facebook Twitter Google + Pinterest

Artikel Lainnya

Tata Ibadah Natal 2016 & Tahun Baru 2017

Vaksinasi Dosis II Majelis Sinode GPIB Menangani Lansia. Oma: Ada Apa Ya, Kok Ramai

Bantuan APD Diterima Satgas Covid-19

Ketua Panitia Golf Tournament GPIB 2021 Miranda Goeltom: Semua Enjoy, Semua Terberkati

Sejumlah Menteri dan Gubernur DKI Jakarta Kunjungi GPIB Immanuel di Malam Natal 2025

Zoominar Yependik Fajar Sion: Segera Revisi Dogma, Saatnya Gereja Peduli Disabilitas

GPIB Rayakan HUT Ke-72 Di GPIB Ebenhaezer Palangkaraya

Kementerian Desa Salurkan Bantuan Bagi Masyarakat Gereja di Palembang dan Lampung

Takjil untuk Warga yang Puasa

Jenazah Pendeta Wuwungan Disemayamkan di Wisma GPIB, FMS GPIB Ajak Umat Beri Penghormatan Terakhir

Kategori Artikel

  • Featured
    • Slide
  • PELKES
  • PELEMBAGAAN
  • STIKES
    • YAYASAN
  • INFO VIKARIS
  • DIAKONIA
  • SINODE
    • PSR XXII
    • Pesan-Pesan
    • Agenda
  • Kegiatan
    • Misioner
      • GERMASA
    • DIAKONIA
  • Kegiatan PELKAT
    • PELKAT PA
    • PLEKAT LANSIA
    • PELKAT PT
    • PELKAT GP
    • PELKAT PKB
  • Perspektif
    • Arcus
    • Sosok

Majalah Arcus

Hubungi Kami

Majelis Sinode GPIB
Jl. Merdeka Timur. No.10
Gambir, Kota Jakarta Pusat
Jakarta, Indonesia
P: (021) 384 2895
P: (021) 384 9917
F: (021) 385 9250
E: admin@gpib.or.id

Direktori

  • Yayasan
  • Pendeta
  • Departemen
  • Musyawarah Pelayanan
  • Facebook
  • Email

@2016 - Majelis Sinode GPIB.