Langsung ke konten
Logo GPIB GPIB Gereja Protestan di Indonesia bagian Barat

Berita Terbaru

Ketuk foto untuk membaca
  1. Berita Radio – Minggu, 25…
  2. Berbagai Kasih, Menghadirkan Harapan
  3. Rayakan Dies Natalis ke-28, STIKES…
  4. Wakapolda Sumsel Kunjungi…
  5. GPIB Keluarkan Sikap Resmi Soal…
  6. Di Tengah Dinamika GPIB, Tuhan…
  7. GPIB Hadirkan Tiga Rumah Oksigen…
  8. Lansia Ceria, Lansia Bertemu Tiap…
  9. Menjemaatkan Dokumen Keesaan…
  10. Lansia Harus Tetap Sehat dan…
  11. Morning Call GPIB | Monday,…
  12. Lomba FASHION SHOW | BAZAR…
Sinode

100 Orang Negatif Setelah Ikut Rapid Test

GPIB, Jakarta – Satgas Covid 19 Sinodal GPIB bersama Jemaat Harapan Kasih, Bekasi melakukan rapid test kepada 100 […]

100 Orang Negatif Setelah Ikut Rapid Test

GPIB, Jakarta – Satgas Covid 19 Sinodal GPIB bersama Jemaat Harapan Kasih, Bekasi melakukan rapid test kepada 100 orang, yaitu para presbiter dan anggota unit misioner Serta 3 warga jemaat non Kristen, Minggu (3/5).
“Awalnya warga yang diundang takut, namun setelah diberi penjelasan dan puji Tuhan hasil pemeriksaan negaif semua, mereka senang,” kata Tommy Masinambouw, Ketua Satgas Covi-19 GPIB yang turut hadir dalam pemeriksaan tersebut.


Ditambahkan, ada hal yang lucu, ketika Ketua I MS Pdt. Marthen Leiwakabessy diperiksa dan hasilnya negatif. “Ya kalau saya ke kantor MS jika bertemu dengan Pdt. Marthen saya tidak pernah slaman tapi setelah tahu hasil tes-nya, saya akan salaman, Dan Pdt. Marthen karena senang tidak mau makan,” kata Ketua Satgas sambil tertawa ketika dihubungi.


Test tersebut dilakukan oleh dokter dari Satgas Covid-19 GPIB, yaitu dokter Grace dibantu dokter dari GPIB jemaat Harapan Kasih. Test yang dilakukan adalah tahap pertama dan tahap berikutnya akan dilakukan di kantor MS untuk 150 para KMJ se-Jabodetabek. Setelah itu akan diadakan test-test berikutnya. Rapid tes juga dimungkinkan dilakukan di jemaat-jemaat lainnya oleh Satgas sepanjang diberitahu terlebih dahulu.

“Ya kemungkinan dilakukan di jemaat-jemaat lainnya bisa saja, yaitu dengan memberitahu jauh-jauh hari ke Satgas karena perlengkapannya harus dipersiapkan lebih dulu dan bisaya juga tidak sedikit,” ujar ketua Satgas. (lip)

Bagikan