GPIB, Jakarta – Demikina dikatakan Ketua III Majelis Sinode GPIB Pdt.Sarah Martha Yuliana Tahitu-Hengkesa dalam renungan di Ibadah Syukur Hari Ukang Tahun ke 61 Pelayanan Kategorial Perempuan (Pelkat PKP) GPIB, Sabtu (21/2) di GPIB Kharisma, Jakarta.
Sebelum ibadah diawali dengan penampilan tarian Betawi Kinang Kilaras yang menggambarkan kebahagiaan sebagai warga GPIB untuk anugerah usia yang bertambah. Yang kemudian dilanjutkan dengan sambutan-sambutan dan ibadah.
Dalam renungannya Pdt.Sarah menyampaikan perempuan GPIB harus berhikmat. Berhikmat yang nantinya membawa dampak atau impact bagi sekitarnya.
“Siapa perempuan yang disebut berhikmat itu, seperti apa perilakunya? Perempuan yang berhimat itu adalah yang suka berdoa dan tidak suka ribut. Punya hubungan yang intim dengan Tuhan. Kita berdoa tidak hanya satu, tapi berbagai hal, berdoa untuk perkataan kita, untuk penampilan kita yang sederhana dan doa-doa lain sebagainya sehingga nama Tuhan dimuliakan. Jadi seluruh keberadaan kita harus mencerminkan imagodei, gambaran, cerminan Allah. Juga tambah satu, yaitu setia.”

Pdt. Sarah menambahkan, perempuan yang bijak dan berhikmat juga akan mampu mengambil keputusan yang tepat, seperti drama yang ditampilkan tadi, perempuan itu punya hubungan yang erat dengan Tuhan.
“Beberapa hal yang harus dipunyai oleh perempuan GPIB yang berhikmat, yakni ia haruslah dapat meningkatkan kesadaran diri akan kemuliaan Allah, siap menghadapi tantangan, mengubah perspektif tentang peran perempuan, meningkatkan rasa syukur, menginspirasi jadi teladan, selalu berdoa meminta Tuhan memberi kebijkasanaan dan kekuatan, menghargai dan merayakan keindahan ciptaan Tuhan dan mencintai dalam tindakan. Jika hal-hal itu terjadi, maka dapat menemukan prempuan-perempuan GPIB yang menjadi berkat bagi sekitarnya,” terang Pdt.Sarah menutup renungannya.
Dalam ibadah juga dihadiri Sekretaris II MS Pnt.Ivan Lantu, perwakilan unit-unit misioner MS GPIB dan perwakilan pengurus Mupel Jakarta Selatan.
Ibadah syukur HUT ke 61 PKP GPIB dihadir sekitra 200 orang di gedung gereja GPIB Kharisma dan diikuti pula oleh penonton lewat kanal GPIB TV dan juga disiarkan langsung lewat Radio GPIB.(lip)

