GPIB, Bandung – Pesan dalam rangka syukur HUT Pelkat PT ke 43 secara sinodal yang disampaikan Ketua III Majelis Sinode Pdt.Sarah Martha Yuliana Tahitu-Hengkesa menegaskan agar teruna menjadi saksi Tuhan di dunia digital di hadapan anak-anak teruna di GPIB Maranatha, Bandung, Sabtu (7/2) dalam ibadah pukul 09.00 WIB.
“Aku saksi Kristus. Ini era kalian dan pakai sarana ini untuk hal yang baik, karena rusaknya bisa lebih parah dari ngobat. Memori remaja yang dirusak adalah otak, mulai dari bangun tidur yang dilihat adalah tiktok sehingga tidak belajar dan lainnya. Menjadi saksi Kristus di era digital, pakai itu untuk mendatangkan yang baik dan bukan yang buruk. Nyatakan Kristus secara baru, untuk melayani Kristus secara baru, yaitu jika ada teman yang sakit, bisa berikan gofood, kirim bunga dan bisa kirim macam-macam dan lainnya,” kata Pdt.Sarah kepada anak-anak teruna yang hadir dalam ibadah itu.
Pesan yang sama juga disampaikan Sekretaris II MS Pnt.Ivan Lantu yang menyampaikan bahwa tema yang diangkat dalam syukur HUT PT tahun ini tidak berhenti pada Here I’m Lord namun teruna siap diutus.

“Anak PT siap diutus berperan di manapun berada baik di rumah maupun di sekolah. Juga harus bijak menggunakan media sosial, sehingga diutus menjadi berkat dalam era digital ini,”ujar Pnt.Ivan.
Ibadah syukur perayaan HUT PT 43 juga dimeriahkan dengan berbagai atraksi oleh teruna, aneka games dan disiarkan langsung oleh TV GPIB.(don/lip)

