GPIB, Banyuwangi – Kegiatan ungkapan syukur hari ulang tahun Pelayanan Kategorial Persekutuan Kaum Bapak GPIB ke 45 diisi dengan kegiatan talkshow pada Sabtu (11/7) siang di ruang serba guna GPIB Immanuel, Banyuwangi.
Dengan tema “Peran Kaum Bapak dalam Keluarga dan Masyarakat (selayang pandang 45 tahun pelkat PKB GPIB)” dengan pembicara Ketua Dewan Pelkat PKB Tony Wenas, Sekretaris Umum FPKB PGI Michael Roring, KMJ Pdt. Dessy Elath-Selanno dan moderator Demons Aritonang.

Acara dibuka dengan doa dan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan kemudian penampilan tarian Paju Gandrung. Tarian khas Banyuwangi ini sebagai ungkapan syukur atas panen dan kemudian bergeser sebagai bentuk ungkapan penghormatan dalam menyambut bagi tamu. Penari dibawakan secara berpasangan diiringi musik khas yaitu gamelan Banyuwangian (Banyuwangen).
Dalam perbincangan tersebut, Tony Wenas menyampaikan bahwa posisi bapak yang ideal itu tidak hanya di keluarga tetapi juga di masyarakat dan tidak boleh mendominasi keluarga.
“Sebagai imam dalam keluarga tidak boleh mendominasi, tidak boleh asal perintah. Maka menghadapi dalam keluarga, istri dan anak, dan gereja harus bijak tidak boleh mudah panas. Saat kita marah tidak hanya marah tapi bersikap tegas. Toleransi pada istri dan anak menjadi teladan atau role model sehingga mendapat dukungan penuh oleh keluarga dan itu berperan di gereja dan masyarakat. Jika awalnya sudah marah-marah maka di luar pasti marah-marah juga. Maka, kita harus jadi role model yang baik,” kata Tony.
Sementara menurut Michael Roring, keluarga yang sehat berdampak pada mayarakat yang negara yang kuat.
“Telah disampaikan sebelumnya peran bapak tidak hanya membangun keluarga yang baik, tetapi juga masyarakat dan negara serta takut akan Tuhan. Dan kita sebagai bapak harus berperan dengan berelasi dengan baik, baik di gereja dan masyarakat dalam kondisi saat ini yang tidak baik-baik saja,” katanya.
Pdt.Dessy Elath-Selanno menyampaikan pandangan peran kaum bapak secara teologis, yakni bahwa laki-laki dan perempuan menurut gambar dan rupa Allah.
“Peran bapak-bapak harus membawa keluarga untuk beribadah dan peran ini sangat mengikat di tengah keluarag. Dia menjadi contoh, teladan dan role model bagi keluarganya. Dari keluarga kecil ini, dia bisa berdampak di tengah masyarakat dan gereja. Bicara kaum bapak maka istri dan anak saling menolong dan menopang,” kata Pdt.Dessy.
Tony Wenas juga berbagi pengalamannya mengatur waktu sebagai bapak dalam bekerja, bagi pekerjaan, bagi keluarga dan pelayanan.
“Kita punya waktu selama 24 jam dan kita bisa membagi waktu untuk keluarga, anak dan istri, untuk pekerjaan dan kesibukan-kesibukan lainnya serta masuk istirahat. Kaum bapak harus bisa lakukan itu sehingga semua dapat berjalan,” ujarnya.
Sebelum perbincangan dalam sambutannya Ketua I Dewan Pelkat PKB Jouke Lengkong menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh tim kerja sehingga seluruh kegiatan pra HUT dengan bakti sosial di Desa Sumber Arum dan pembuatan anggur bunga rosela di GPIB Effatha Glenmore dan diakhiri dengan talkshow dan ibadah syukur.

Sementara dalam sambutannya Sekretaris II MS XXII Pnt.Ivan Lantu menyampaikan ungkapan terima kasih dan selamat HUT 45 yang tepat hari ini Sabtu, 11 Juli 2026 bagi Pelkat PKB serta menyambut semua jemaat dan para tamu yang hadir.
“Ini program secara sinodal dan diputuskan diselenggarakan di Kota Banyuwangi dan gereja GPIB hadir di tengah masyarakat dan menjalankan fungsinya sebagai bagian masyarakat, dan kita dihadapkan pada tantangan dan kita hadir untuk mencari solusi terhadap tantangan itu,” Kata Pnt.Ivan Lantu yang didampingi Ketua V MS GPIB XXII Pnt.Max Hayer.
Kepala Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Banyuwangi Drs.Agus Mulyono menyampaikan terima kasih sudah diundang dan selamat ulang tahun bagi PKB ke 45 tahun serta mengajak menjaga keharmonisan.
“Kondisi Kabupaten Banyuwangi yang luasnya cukup besar punya kondisi yang harmoni keberagamannya terjaga antar umat beragama dan semua unsur masyarakat dan hal itu terjaga dengan baik. Untuk itu mari kita jaga keharmonisan tersebut,” katanya.
Selain Kepala Bakesbangpol, juga hadir Kapolres dan Lurah Kepatihan di mana GPIB Immanuel berada. Serta pengurus Dewan PKB dengan ketuanya Tony Wenas serta jajarannya dan Sekretaris Umum FPKB PGI.(lip)
