Langsung ke konten
Logo GPIB GPIB Gereja Protestan di Indonesia bagian Barat

Berita Terbaru

Ketuk foto untuk membaca
  1. Berbagai Kasih, Menghadirkan Harapan
  2. Berita Radio – Sabtu, 24…
  3. Rayakan Dies Natalis ke-28, STIKES…
  4. Wakapolda Sumsel Kunjungi…
  5. GPIB Keluarkan Sikap Resmi Soal…
  6. Di Tengah Dinamika GPIB, Tuhan…
  7. GPIB Hadirkan Tiga Rumah Oksigen…
  8. Lansia Ceria, Lansia Bertemu Tiap…
  9. Menjemaatkan Dokumen Keesaan…
  10. Lansia Harus Tetap Sehat dan…
  11. Morning Call GPIB Minggu 25…
  12. Lomba Line Dance - Modern…
Sinode

Gereja Terus Diarahkan Kepada New Normal

GPIB, Jakarta – Pandemi Covid-19 tidak akan selesai dengan cepat. Untuk itu, sejak sekarang harus menciptakan situasi “normal […]

Gereja Terus Diarahkan Kepada New Normal

GPIB, Jakarta – Pandemi Covid-19 tidak akan selesai dengan cepat. Untuk itu, sejak sekarang harus menciptakan situasi “normal yang baru”.  Demikian disampaikan Theo Litaay, Ph.D Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden, saat berbicara dalam sebuah forum Discussion Group, Jumat (22/5).

Dalam diskusi
yang mengahadirkan Prof. Drs. John A Titaley, Th.D sebagai Team Teaching itu,
Theo menyebutkan bahwa Covid-19 telah menimbulkan dampak berat baik di sektor kesehatan
maupun sektor lain.

Akibat
pandemi, pekerjaan dan pendapatan hilang. Sekolah ditutup, dan hal ini
menyebabkan efek negatif terhadap
pembelajaran. Layanan dasar pun terhenti. Sementara itu, bagi banyak keluarga,
pembatasan sosial,
kejadian sakit, atau kehilangan anggota keluarga memperberat tekanan yang dirasakan.

Menanggapi apa
yang disampaikan Theo Litaay, seorang penanggap dari GMIM mempetanyakan model
New Normal itu seperti apa. “Masihkah Gereja dalam hal ini gedung gereja
diperlukan,” katanya berkaitan dengan ibadah-ibadah yang dilakukan sudah Live
Streaming.

Menjawab
pertanyaan itu, Prof Titaley mengatakan gedung gereja di saat new normal bisa
saja digunakan sebagai ruang isolasi yang memang dibutuhkan.

Psikolog Miryam
S.V. Nainggolan, MSW dalam sebuah acara yang bertemakan Quovadis GPIB pada 9
Mei 2020 mengatakan, The New Normal setelah Covid-19 bisa jadi merupakan gaya hidup baru. Perubahan
adalah keniscayaan, perubahan besar memasuki kehidupan baru sedang dialami
manusia                                  

“Yang perlu
dipikrkan adalah bagaimana cara hidup kita jika pandemi Covid-19
berakhir. Apakah kita
akan kembali hidup seperti sebelum ada wabah corona. Apakah kita akan berusaha beradaptasi dengan  kondisi riil dan meneruskan dengan semangat baru,” kata Miryam. /fsp

Bagikan