GPIB, Lampung – Pesan itu disampaikan Sekretaris Umum Majelis Sinode XXII GPIB Pdt.Ebser Mago Lalenoh dalam renungannya saat ibadah Minggu di GPIB Marturia, Lampung pada Minggu (10/5) pukul 10.00 WIB dalam rangka pelantikan panitia PST GPIB 2027 di Lampung.
“Jangan takut, ketika kita dipanggil dan diutus secara khusus untuk melayani Tuhan, maka Dia yang akan memperlengkapi dan mencukupkan apapun itu kebutuhannya. Jadi sekali lagi jangan takut. Kalau yang takut dan justru menolak lebih baik tak ikut dari pada buat kacau!” kata Pdt.Ebser dihadapan jemaat dan panitia PST GPIB yang hadir dalam ibadah tersebut.

Dalam ibadah tersebut juga diperkenalkan kepada jemaat nama-nama panitia yang dibacakan oleh Bendahara I MS XXII GPIB Pnt.Gabby Glaudia Monica Manalu-Sadoek yang berasal dari 13 jemaat yang menyertakan para pendeta, penatua dan diaken dan jemaat-jemaat.
Dalam sambutannya Ketua BP Mupel Lampung dan Ketua Panitia PST 2027 Pdt.Marco Lumendong menyampaikan, semua panitia dan jemaat-jemaat di Mupel Lampung akan mendukung dengan slogan kerja…kerja…kerja untuk ,mensukseskan kegiatan PST 2027 mendatang.
“Kami bersyukur ketika dipilih dan dipercayakan untuk menjadi tuan dan puan rumah dalam PST GPIB 2027 nanti. Dengan slogan kerja..kerja kerja…meminjam slogan Presiden Republik Indonesia periode lalu, kami Mupel Lampung siap untuk melakukan dan mempersiapkan kegiatan tahunan tersebut. Meski kami dalam diskusi sebelumnya berpikir, untuk mempersiapkan dana bukan 1 juta tapi 1 M, maka kami siap. Untuk itu kami mohon dukungan semua, khususnya 13 jemaat di Mupel Lampung dan sekaligus menyampaikan Selamat Datang di PST 2027 dengan dasar Tuhan menyertai yang kami,” kata Pdt.Marco disambut pada jemaat yang hadir.
Sementara itu dalam sambutannya Ketua V Pnt.Maxi Hayer mengungkapan syukurnya kepada Tuhan Yesus Kristus Sang Kepala Gereja sehingga jemaat-jemaat di Mupel Lampung melalui Panitia PST 2027 Mupel dapat mempersiapkan pelaksanaan Persidangan Sinode Tahunan (PST) GPIB 2027.
“PST adalah wadah pengambilan keputusan para presbiter untuk menentukan kebijakan gereja dalam memenuhi panggilan misioner secara sinodal yang bertujuan mengelola transisi dan adaptasi organisasi menuju visi GPIB 2046, yaitu menjadi “Gereja yang Hidup untuk Keadilan, Kebenaran, dan Pemulihan.” Dan, Panitia Pelaksana PST GPIB Lampung 2027 yang baru saja diteguhkan dan diperkenalkan adalah Unit Misioner kiranya dapat bertugas untuk mengorganisasikan, menyelenggarakan, dan memastikan kelancaran teknis pelaksanaan persidangan agar berjalan tertib serta berdayaguna sesuai dengan ketentuan Tata Gereja serta bertanggung jawab membantu Majelis Sinode dengan mengelola persiapan sarana dan prasarana, memimpin rapat-rapat kepanitiaan, serta menjaga ketertiban penyelenggaraan di lokasi persidangan, di mana seluruh pelaksanaan tugas tersebut wajib dilaporkan dan dipertanggungjawabkan kepada Majelis Sinode selaku penanggung jawab utama persidangan,” kata Pnt.Max.
Dalam ibadah itu, seluruh pendeta di Mupel Lampung turut memeriahkan dengan mempersembahkan pujian bersama Sekum Pdt.Ebser.

Sementara soal dana yang dibutuhkan dalam penyelenggaraan PSt 2027 nanti, Bendahara MS GPIP XXII Pnt.Steven Tunas menyampaikan bahwa MS akan mendukung dan bekerjasama dengan panitia Mupel Lampung.
“Pertama-tama kami ucapkan selamat bagi Panitia Persidangan Sinode Tahunan 2027 yang diperkenalkan dalam ibadah di GPIB Marturia, Lampung. Kami Majelis Sinode akan mendukung dan menopang panitia ini dalam segala upaya untuk mensuksekan kegiatan ini. Dari segi acara dan dana yang memang diperkirakan akan menggalang dana sebesar 1 miliar dan MS akan membantu lewat beberapa kegiatan, penggalangan dan lewat donatur serta lainnya dan ini jadi tugas bersama. Mari kita bekerja sama, kompak, tulus dan meluangkan waktu untuk kegiatan PST ini menjadi sukses. Tuhan Yesus akan memampukan dan menyetertai bersama MS unutk kesuksan acara ini,” kata Pnt.Steven.
Kompol Alfred Tilukay, Kapolres Bandar Lampung yang menjadi Penasihat dalam Panitia PST 2027 juga menyampaikan bahwa pihaknya akan siap dan bekerjasama dalam mensukseskan kegiatan PST 2027 nanti.

“Kami bersyukur tentu saja dengan kami yang dipilih sebagai tuan dan nyonya rumah dalam PST 2027 dan Bandar Lampung siap meyambut para peserta yang hadir. Dan tentu saja kami siapkan tidak hanya secara keamanan tapi juga kondisi dan tempat-tempat yang nanti digunakan sehingga memudahkan mobilisasi para peserta yang bersidang. Kerjasama dengan berbagai pihak juga secara lisan sudah kami sampaikan kepada Forkopimda sehingga acara ini nantinya menjadi perhatian dari para pimpinan,”kata AKBP Alfred.
Ibadah berlangsung dengan hikmat dan tertib dihadiri ratusan dari 13 jemaat dan undangan dan ibadah ditutup dengan salam berkat dan dorongan untuk melayani Tuhan oleh Pdt.Ebser.(lip)
