GPIB, Tangerang – Antusias anak-anak dalam mengikuti kegiatan Sekolah Alkitab Liburan (SAL) di GPIB Yudea Tangerang pada Sabtu (27/6) pagi nampak terasa.
“Puji syukur kepada Tuhan karena kembali kami dapat menyelenggarakan Sekolah Alkitab Liburan tahun 2026 yang tahun inni yang ke 10. Kami bersyukur melihat antusiasme adik-adik PA yang mengikuti setiap kegiatan dengan penuh sukacita. SAL bukan hanya menjadi tempat belajar firman Tuhan, tetapi juga menjadi ruang bagi mereka untuk membangun persahabatan, belajar bekerja sama, dan mengalami kasih Tuhan melalui berbagai aktivitas yang menyenangkan,” kata Gratia Sembiring, Ketua Pelkat PA GPIB Yudea.
Antusiasme itu terlihat anak-anak yang gembira mengikuti kegiatan untuk mengisi liburan tahun 2026 ini yang bertemakan “Belajar dari Daniel: Berani, Taat, dan Bertumbuh Bersama Tuhan.”
Kata Gratia, kegiatan ini menjadi momen istimewa bagi anak-anak untuk mengenal firman Tuhan melalui pengalaman belajar yang menyenangkan, kreatif, dan interaktif. Salah satunya dengan mengajak anak-anak menyelami kisah hidup Daniel yang tetap setia kepada Tuhan meskipun menghadapi berbagai tantangan di negeri Babel. Melalui cerita Alkitab, pujian, permainan edukatif, diskusi kelompok, aktivitas kreatif, serta berbagai perlombaan, peserta belajar bahwa keberanian sejati lahir dari iman kepada Tuhan, ketaatan membawa berkat, dan pertumbuhan rohani dimulai sejak usia dini.
Para kakak layan PA, menurut Gratia menghadirkan metode pembelajaran yang menarik sehingga setiap anak dapat memahami nilai-nilai firman Tuhan dengan cara yang sesuai dengan dunia mereka. “Jadi ada tertawa bersama, semangat bersama, jadi tidak hanya serius,” ujar Gratia.
Selain memperkaya pengetahuan Alkitab, kata Gratia, SAL 2026 juga menjadi sarana pembentukan karakter Kristen. Anak-anak didorong untuk memiliki keberanian dalam melakukan kebenaran, hidup taat kepada Tuhan dalam kehidupan sehari-hari, serta terus bertumbuh menjadi pribadi yang mengasihi Tuhan dan sesama.

Kegiatan SAL menjadi agenda rutin dalam PKA GPIB Yudea dan akan terus dilaksanakan.
“Selama sepuluh tahun terakhir, SAL telah menjadi agenda rutin tahunan Pelkat PA yang kami kemas layaknya Bible Camp. Setiap tahun kami menghadirkan pengalaman belajar yang berbeda, tidak hanya melalui cerita Alkitab, tetapi juga melalui berbagai kegiatan kreatif dan edukatif. Pada tahun-tahun sebelumnya, misalnya, anak-anak mengikuti study tour ke perusahaan media dan stasiun televisi untuk belajar langsung mengenai dunia penyiaran. Mereka diperkenalkan dengan berbagai profesi seperti reporter, kamerawan, pembaca berita, hingga profesi-profesi lain di industri media. Kami ingin anak-anak belajar bahwa di bidang apa pun mereka kelak berkarya, mereka tetap dapat menjadi saksi Kristus yang membawa nilai-nilai iman dalam pekerjaan mereka,” ujar Gratia.
Gratia berharap pengalaman-pengalaman tersebut menjadi bekal berharga bagi anak-anak untuk bertumbuh tidak hanya secara pengetahuan, tetapi juga dalam karakter dan iman.
“Harapan kami, setiap anak pulang dari SAL bukan hanya membawa kenangan yang menyenangkan, tetapi juga membawa nilai-nilai kehidupan yang akan terus mereka pegang. Kiranya mereka semakin berani seperti Daniel dalam mempertahankan kebenaran, semakin taat kepada Tuhan, dan terus bertumbuh menjadi generasi yang mengasihi Tuhan serta menjadi berkat di tengah keluarga, sekolah, dan masyarakat.”
Gratia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh kakak layan PA, panitia, orang tua, serta jemaat yang telah memberikan dukungan sehingga seluruh rangkaian kegiatan dapat berlangsung dengan baik.
Melalui kegiatan ini, GPIB Yudea Tangerang berharap benih-benih iman yang ditanamkan selama SAL akan terus bertumbuh dalam kehidupan setiap anak. Dengan dukungan keluarga, gereja, dan para pelayan, anak-anak diharapkan menjadi generasi yang memiliki iman yang teguh, karakter yang kuat, serta siap menjadi saksi Kristus di tengah keluarga, sekolah, dan lingkungan sekitarnya.
Kiranya semangat “Belajar dari Daniel: Berani, Taat, dan Bertumbuh Bersama Tuhan” tidak berhenti selama Sekolah Alkitab Liburan berlangsung, tetapi terus menjadi inspirasi bagi setiap anak untuk hidup setia kepada Tuhan dan menjadi terang di mana pun mereka berada.(bam/phil)
