GPIB, Deli Serdang – Angin kencang dan hujan deras yang terjadi pada Kamis, (20/8) pagi membuat sebuah pohon sawit roboh dan menimpa sebagian bangunan gereja GPIB Syalom Bangun Purba yang terletak di Jalan Tiga Juhar, Dusun II, Desa Perguroan, Kecamatan Bangun Purba, Kabupaten Deli Serdang, Provinsi Sumatera Utara sehingga bangunan gereja rusak berat.
Menurut Ketua Majelis Jemaat (KMJ) GPIB Syalom Bangun Purba Pdt.Adrian Mamahit yang menjelaskan kerugian total akibat tertimpanya sebagian bangunan gedung gereja ditaksir puluhan juta rupiah. ia menjelasakan kronologis kejadian itu cukup cepat dan membuat kaget warga yang tinggal di sekitar gereja.

“Angin kencang dan hujan deras membuat satu batang pohon sawit roboh dan menimpa atap seng bagian belakang bangunan gereja. Karena benturan keras itu mengakibatkan plafon jadi hancur dan jebol. Juga material tanah atau lumpur dari perakaran batang pohon ikut terlempar ke dalam ruang ibadah. Akibatnya juga puing-puing seng yang hancur, kayu, serta lumpur merusak fasilitas pelayanan yang berada di area mimbar sehingga satu unit keyboard rusak tertimpa reruntuhan kayu dan plafon. Kerusakan termasukk buku-buku nyanyian Gita Bakti, Kidung Jemaat, PKJ yang ada di sekitar serta mixer sound juga ikut terdampak rusak. Meski begitu kami bersyukur Puji Tuhan karena ada bantuan berupa keyboard dari GPIB Maduma Medan,” kata Pdt.Adrian yang berbicara lewat sambungan telpon dengan redaksi di Medan, Jumat (28/8).
Pasca tertimpa pohon, jemaat dan warga setempat dibantu pihak Kecamatan, Koramil, Polsek, Kades dan Kadus membersihkan bangunan.
Pdt.Adrian juga menambahkan pihaknya membuka donasi bagi yang terbeban untuk membantu untuk kondisi bangunan gereja agar dapat digunakan untuk peribadatan lewat rekening jemaat di bank BRI No rekening 5289 01 0253 9453-8 atas nama GPIB Syalom Bangun Purba.

“Kondisi saat ini atap yang rusak, sementara kami tutup dengan seng dan bersyukurnya sejak ibadah Minggu 23 Agustus lalu, gedung gereja sudah bisa gunakan dengan kondisi seadanya sambil menunggu rencana berikutnya, kami akan mengumpulkan untuk membeli baja ringan dan kebutuhan lainnya,” ujar Pdt.Adrian.
Ia juga mengingatkan bagi warga sekitar agar tetap waspada dengan kondisi cuaca pada saat ini. “Kami juga mendapat imbauan yang sama mulai dari tingkat Kecamatan, Desa, Koramil dan Polsek serta Dusun agar warga desa waspada dengan situasi saat ini,” terangnya.(lip)
