GPIB, Jakarta – Sekira 20 anak yang terdaftar untuk dikhitan berhasil dilakukan oleh petugas medis Yayasan Kesehatan (Yankes) GPIB pada Sabtu (20/6) di Wisam GPIB, Jakarta.
Menurut Ketua Pengurus Yankes GPIB Pnt. dr. Griselda Aer, Sp.KP kegiatan tersebut merupakan rangkaian dalam rangka menyambut HUT Yankes ke 24 yang diawali dengan khitanan massal.
“Kenapa kami memilih melaksanakan di kantor yayasan kesehatan di gedung Majelis sinode, agar mengenalkan kepada masyarakat dan jemaat-jemaat GPIB bahwa di dalam gedung MS ada kantor-kantor yayasan dan departemen yang salah satunya adalah kantor Yankes GPIB. Sehingga sekaligus memperkenalkan pada masyarakat dan jemaat-jemaat,” kata dr.Griselda.
Target sunatan ini, katanya ditujukan bagi masyarakat sekitar kantor MS dan jemaat-jemaat GPIB dan tenaga medis yang melaksanakan bekerjasama dengan tim medis muslim yang sangat berpengalaman.
“Jumlah kuota hari ini sebanyak 20 anak dan yang berhasil dikhitan ada 19 anak dan yang gagal 1 anak karena belum berani dikhitan,” ujar dr.Griselda.
Yayasan Kesehatan GPIB yang merayakan ulangtahunnya dengan aksi khitanan massal tersebut menjadi momentum untuk bersyukur atas perjalanan dan pelayanan yang telah dilakukan selama 24 tahun, tetapi juga menjadi kesempatan untuk semakin mewujudkan panggilan gereja dalam melayani sesama tanpa membedakan latar belakang, suku, agama, maupun golongan.
“Khususnya melalui pelayanan khitanan ini, kita ingin menghadirkan kasih Tuhan dalam bentuk yang nyata, yaitu melalui pelayanan kesehatan yang bermanfaat bagi masyarakat. Dan ini juga merupakan bagian dari komitmen Yayasan Kesehatan GPIB untuk terus berkontribusi dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat. Kami percaya bahwa kesehatan adalah anugerah Tuhan yang harus dijaga dan diupayakan bersama. Oleh karena itu, pelayanan yang diberikan hari ini bukan sekadar tindakan medis, melainkan juga wujud kepedulian, kasih, dan semangat berbagi kepada sesama,” ujar dr.Griselda.
Kegiatan HUT ke 24 Yankes GPIB dirangkai dengan kegiatan bakti sosial, berupa pelayanan pengobatan gratis di semarang, Purwodadi dan Kendal. Ditutup dengan ibadah syukur pada hari Minggu (5/7) mendatang di Desa Toko Purwodadi, Jawa Tengah.
Untuk khitanan massal bekerjasama juga dengan Germasa GPIB Immanuel, Mupel Jateng dan Primaya Evasari Hospital. Primaya Evasari Hospital juga membantu memberikan pemeriksaan kesehatan gratis (pemeriksaan tekanan darah, cek gula darah, asam urat dan kolesterol) serta memberikan goodie bag tambahan bagi anak-anak yang dikhitan.
Harapannya di usia ke-24 tahun, kiranya Yayasan Kesehatan GPIB terus dimampukan untuk menjadi alat Tuhan dalam menghadirkan pelayanan kesehatan yang profesional, bermutu, dan berlandaskan kasih Kristus bagi masyarakat luas.(lip)
