Langsung ke konten
Logo GPIB GPIB Gereja Protestan di Indonesia bagian Barat

Berita Terbaru

Ketuk foto untuk membaca
  1. Berita Radio – Jumat, 9…
  2. Di Tengah Dinamika GPIB, Tuhan…
  3. GPIB Hadirkan Tiga Rumah Oksigen…
  4. Lansia Ceria, Lansia Bertemu Tiap…
  5. Menjemaatkan Dokumen Keesaan…
  6. Lansia Harus Tetap Sehat dan…
  7. Tim MS XXII GPIB Periksa…
  8. Semarak HUT ke-78 GPIB dan…
  9. 75 Pendonor Berbagi Kehidupan bagi…
  10. Menembus Batas Pelayanan,…
  11. Night Call GPIB | Jumat…
  12. Ibadah Syukur Agung HUT ke…
Perspektif

ARCUS GPIB EDISI – 27

note: Menggunakan Google Books (pelajari di sini) Tahun ini dapat dikatakan tahun berkarya bagi GPIB. Usai melaksanakan Persidangan Sinode […]

ARCUS GPIB EDISI – 27


note: Menggunakan Google Books (pelajari di sini)

Tahun ini dapat dikatakan tahun berkarya bagi GPIB. Usai melaksanakan Persidangan Sinode Tahunan (PST) Februari 2020 di Bogor, kini gereja ini harus konsentrasi untuk pelaksanaan Persidangan Sinode (PS) Oktober 2020 di Surabaya.

Yang lebih menantang lagi dan
tak disangka pada tahun ini
mewabahnya Covid-19.
Pandemi yang
meluluhlantakkan semua
tatanan sosial, ekonomi bahkan
bergereja menjadikan GPIB
berpikir keras melakukan
penyesuaian-penyesuaian
dengan cara-cara digital dalam

hal peribadatan termasuk dalam
hal pelaksanaan PS di Surabaya.
Lagi-lagi GPIB berkarya, menyikapi pandemi yang merebak, GPIB bergerak

cepat. Gereja yang tersebar di 26 provinsi ini memberi berbagai bantuan yang
diperlukan dengan membentuk Satgas Covid-19. Keadaan menuntut gereja tetap hadir
dalam situasi bencana. Gereja diharapkan lebih reflektif dengan adanya musibah Covid-
19.

Situasi berubah cepat, GPIB kini terus menyiapkan untuk masuk dalam New
Normal. Model bergereja mengalami perubahan-perubahan yang tidak dapat dihindari
gereja harus siap dan mempersiapkan diri tidak hanya sumber daya insani tapi juga
sistem teknologi informasi yang diperlukan.

Sembari menyiapkan segalanya, GPIB yang disebut-sebut menjadi cluster
Covid-19 kaitannya dengan PST di Bogor, beberapa tulisan pendeta GPIB menjelaskan
detil di Majalah ini.

Memasuki New Normal, Ketua Umum Majelis Sinode GPIB Pdt Drs Paulus
Kariso Rumambi Msi melakukan audiensi ke kantor BNPB Jakarta didampingi
Penasihat Satgas Covid-19 GPIB Pnt Miranda Gultom dan Andi Widjajanto serta
Pengurus Satgas Covid-19 GPIB Adri Manafe. Bukti bahwa GPIB fokus mendukung
pemerintah dalam memutus rantai penyebaran pandemi Corona.

Banyak pesan yang disampaikan Kepala BNPB Letjen (TNI) Doni Monardo
dalam kesempatan itu antara lain meminta GPIB menjalankan protokol secara ketat.

Pandemi boleh merangsek kapan dan dimanapun. Tapi gereja harus hadir
disana menjawab tantangan zaman, Kabar Baik tidak boleh berhenti disampaikan
kepada. GPIB terus berdoa dan melakukan berbagai aksi mengatasi persoalan Pandemi
yang seakan tak henti.

Jemaat terus bergerak cepat, Mupel dan Majelis Sinode terus memberikan
bantuan Sembako hingga Alat Pelindung Diri (APD) yang dibutuhkan Rumah Sakit.
Pandemi ini, adalah pandemi global, tidak boleh ada yang menyatakan satu tempat
adalah cluster Covid-19, sebagaimana santer diberitakan bahwa PST Bogor merupakan
cluster. Virus bisa datang dari mana saja yang kita tidak ketahui. Dunia pun terus berdoa
dan berjuang mengatasi ini.

Selamat Membaca
Pdt Ebser M. Lalenoh, M.Th
Ketua Departemen Inforkom dan Litbang

Bagikan